Binaartha Sekuritas: IHSG Bakal Koreksi Wajar, 6 Saham Ini Bagus Secara Teknikal

Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada hari ini, Senin (4/2/2019).
Fajar Sidik | 04 Februari 2019 08:42 WIB
Karyawan melintas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (23/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada hari ini, Senin (4/2/2019).

M. Nafan Aji Gusta Utama, Analis Binaartha Sekuritas menjelaskan IHSG berhasil ditutup menguat 0,09% di level 6538.638 pada 1 Februari 2019.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6509.472 hingga 6480.306. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6574.768 hingga 6610.896.

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli.

Di sisi lain, terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*GGRM, Daily (83000) (RoE: 17.31%; PER: 20.53x; EPS: 4042.93; PBV: 3.60x; Beta: 0.77):* Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 82275 - 83000, dengan target harga secara bertahap di level 83525, 84550 dan 88825. Support: 82275 & 80250.

*GJTL, Daily (780) (RoE: -5.52%; PER: -9.01x; EPS: -87.16; PBV: 0.50x; Beta: 2.49):* Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 785 - 810, dengan target harga secara bertahap di level 770 dan 760. Resistance: 820.

*HRUM, Daily (1720) (RoE: 7.91%; PER: 10.31x; EPS: 167.32; PBV: 0.82x; Beta: 1.81):* Sebelumnya terlihat beberapa pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1710 – 1725, dengan target harga secara bertahap di 1745, 1780, 1865 dan 1950. Support: 1695 & 1675.

*INDY, Daily (2120) (RoE: 12.21%; PER: 4.97x; EPS: 428.68; PBV: 0.61; Beta: 1.89):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2100 – 2130, dengan target harga secara bertahap di 2220, 2300, 2370 dan 2660. Support: 2080 & 1960.

*PWON, Daily (665) (RoE: 15.77%; PER: 13.87x; EPS: 46.86; PBV: 2.19x; Beta: 1.67):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 645 – 665, dengan target harga secara bertahap di level 690 dan 815. Support: 625.

*UNVR, Daily (50000) (RoE: 90.20%; PER: 39.02x; EPS: 1281.32; PBV: 35.34x; Beta: 0.69):* Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area level 50100 – 50500, dengan target harga secara bertahap di level 49300 dan 48900. Resistance: 51000.

*(Disclaimer on)*

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top