TAXI Menyerahkan Agunan Tanah ke BCA

Emiten transportasi, PTExpress Transido Utama Tbk. menyerahkan agunan tanah kepada PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) untuk melunasi sebagian utang Grup Express.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 26 Januari 2019  |  15:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten transportasi, PTExpress Transido Utama Tbk. menyerahkan agunan tanah kepada PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) untuk melunasi sebagian utang Grup Express.

Megawati Affan, Sekretaris Perusahaan PT Express Transindo Utama Tbk. mengatakan, anak perseroan yakni PT Ekspress Jakarta Jaya (EJJ) telah menyerahkan dua bidang tanah di Provinsi Banten, Tangerang, Kecamatan Karawaci, Kelurahan Pabuaran kepada BCA, dengan nilai Rp43,44 miliar.

"Tanah tersebut merupakan bagian dari jaminan atas utang bank Grup Express kepada BCA. Tujuan penjualan tanah ini adalah untuk melunasi sebagian utang Grup Express kepada BCA yang telah jatuh tempo," tulis dalam keterbukaan informasi, seperti yang dikutip Bisnis pada Sabtu (26/1/2019).

Hasil penjualan tanah ini, seluruhnya digunakan untuk melunasi utang perseroan dan akan berdampak pada berkurangnya beban bunga keuangan, mengurangi aset tetap dan utang lancar yang pada akhirnya akan memperbaiki rasio lancar grup.

Berdasarkan laporan keuangan September 2018, modal kerja dan ekuitas emiten bersandi saham TAXI masing-masing masih negatif Rp1,12 triliun dan Rp366,98 miliar.

Perseroan memproyekikan restrukturisasi utang bisa rampung pada akhir tahun ini. Saat ditemui sebelumnya, Megawati menuturkan, perseroan merestrukturisasi Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 dengan nilai pokok mencapai Rp1 triliun dengan rincian Rp400 miliar langsung menjadi saham dan Rp600 miliar akan dijadikan obligasi wajib konversi. Adapun jaminan atas obligasi konversi tersebut, akan dikonversikan dalam tempo 2 tahun yakni 2020.

Dia mengatakan, perseroan juga memiliki tanah di Bekasi dan Tangerang, yang akan menjadi agunan perbankan dan akan dijual untuk melunasi utang. Selain itu, TAXI juga akan menjual 1.000 kendaraan.

Aksi restrukturisasi TAXI masih dalam proses dengan pihak perbankan. Dalam laporan keuangan September 2018, nilai pinjaman perbankan TAXI jangka pendek senilai Rp443,82 miliar. Mengutip laporan keuangan, pada Oktober 2018, grup perseroan telah menjual tanah di Bekasi dengan nilai Rp101,95 miliar untuk membayar pinjaman kepada BCA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
taxi, taksi express

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top