Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ramayana Department Store (RALS) Mampu Bertahan dari Gempuran E-commerce

Ramayana Departmen Store yang dikelola PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) tak terdampak e-commerce, karena segmen pembelinya bukan pengguna kartu kredit maupun kartu debet.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 06 Januari 2019  |  11:46 WIB
Logo Ramayana - istimewa
Logo Ramayana - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Ramayana Departmen Store yang dikelola PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) tak terdampak e-commerce, karena segmen pembelinya bukan pengguna kartu kredit maupun kartu debet.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Christine Natasya menyebutkan dalam risetnya pada awal bulan lalu, dampak perdagangan elektronik tidak akan terlalu menerpa bisnis PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS).

 “Kami memperkirakan dampaknya [e-commerce] kecil untuk RALS, karena target pasarnya secara umum adalah pelanggan yang tidak menggunakan kartu kredit maupun menggunakan akun bank,” tulis Christine dalam riset yang dikutip, Minggu (6/1/2019).

Mirae Asset pun menunjuk RALS sebagai top picks karena anggaran pemerintah yang bakal lebih banyak dialirkan ke masyarakat berpendapatan rendah dapat menggairahkan bisnis perseroan.

Adapun dalam riset yang dirilis Ciptadana Sekuritas Asia, pada sebelas bulan pertama tahun lalu RALS telah membukukan penjualan kotor sebesar Rp7,6 triliun, atau naik 4,6% secara tahunan dan memperlihatkan pencapaian 89% dari perkiraan penjualan kotor untuk 2018.

Sementara, same store sales growth (SSSG) pada November tercatat naik 7,3% dibandingkan penurunan 1,1% pada bulan sebelumnya.

Mengacu kepada pencapaian penjualan kotor pada periode Januari—November 2018 tersebut, Analis Ciptadana Sekuritas Asia Robert Sebastian yang menyusun riset tersebut juga merekomendasikan RALS dengan target harga Rp1.550.

“Kami yakin membaiknya konsumsi pada 2019, khususnya untuk masyarakat berpendapatan rendah, begitu pula Pemilu Presiden, dan besarnya anggaran pemerintah untuk PKH (Program Keluarga Harapan) [dapat menopang kinerja RALS,” tulisnya.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Ramayana Lestari Sentosa Setyadi Surya sempat menyatakan, pada tahun lalu perseroan telah menutup beberapa gerai yang tidak menguntungkan sebagai strategi perseroan.

Bisnis mencatat, walaupun RALS menutup tiga gerai, perseroan juga tetap berekspansi dengan membuka tiga gerai baru di Bekasi Trade Center, Cibubur, dan Cakung. Dengan begitu, total gerai yang dimililki perusahaan per Oktober 2018 mencapai 117 gerai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ramayana lestari sentosa
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top