Valbury Sekuritas: IHSG Masih Tertekan Sentimen Global, 6 Saham Ini Berpotensi Naik

Valbury Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir pekan, Jumat (7/12/2018) masih dalam tekanan akibat sentimen global yang masih bergejolak.
Fajar Sidik | 07 Desember 2018 07:44 WIB
Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Valbury Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir pekan, Jumat (7/12/2018) masih dalam tekanan akibat sentimen global yang masih bergejolak.

Sentimen pasar dari dalam negeri: Pemerintah optimistis realisasi pendapatan negara dapat melewati target yang ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar Rp1.894,7 triliun.  Karena didukung oleh optimalisasi penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) serta kenaikan harga minyak dunia.

Penerimaan pajak penghasilan (PPh) nonmigas dan pajak pertambahan nilai (PPN) ini menjadi gambaran makro terhadap kegiatan ekonomi yang tumbuh dengan cukup baik. Penerimaan PPh nonmigas mencapai Rp591,6 triliun atau 72,4% dari target dan PPN sudah tercatat sebesar Rp459,9 triliun atau 84,9% dari target. Penerimaan PPh nonmigas maupun PPN ini masing-masing tumbuh 15% dan 14,1% dari periode sama 2017.

Selain itu, pemerintah menyebutkan bahwa penyerapan belanja negara untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 melanjutkan pertumbuhan hingga November 2018. Realisasi belanja negara tercatat sebesar Rp 1.942,4 triliun atau setara 87,5% dari pagu APBN 2018. penyerapan belanja negara hingga November tumbuh 11% yoy. Periode yang sama tahun sebelumnya, belanja negara tumbuh 6,9% sebesar Rp 1.749,5 triliun

Berkenaan dengan utang perusahaan negara yang telah menyentuh Rp 5.271 triliun hingga September 2018  Dari angka tersebut kontribusi terbesar dari 10 BUMN yang menyumbang Rp 4.478 triliun atau 84,9% sedangkan sisanya dari BUMN lain hanya sebesar Rp 793 triliun. Ditengah kondisi rupiah yang masih rapuh terhadap dolar AS besaran utang ini dapat menimbulkan persepsi yang kurang baik bagi pasar oleh karena itu pemerintah harus terus memonitor kinerja dari BUMN ini agar kesehatan keuangannya terjaga.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Trump mengatakan percaya kepada Presiden Xi Jinping serius dan akan memenuhi pernyataannya atas rencana Cina untuk membeli kedelai dan gas alam AS. Trump juga mengatakan AS dan Cina akan merundingkan sebuah kesepakatan perdagangan yang baru yang terperinci. Setelah sebelumnya keduanya sepakat tidak memberlakukan tarif baru pada ekspor masing-masing negara selama 90 hari kedepan.

Sementara itu, Fitch Ratings memperkirakan perekonomian AS akan turun cukup dalam di dua tahun mendatang. Pelemahan yang terjadi dalam investasi perumahan pribadi terlihat akan terjadi dalam waktu lama dan menggambarkan kenaikan bunga hipotek yang berkelanjutan. Bahkan ekonomi AS akan semakin terpuruk di 2020 menjadi 2% sebagai akibat dari hilangnya efek stimulus fiscal.

Prediksi IHSG :
Sentimen diatas terutama dari eksternal diperkirakan masih dapat memberikan tekanan pergerakan indeks global dan dapat menjadi pemicu pelemahan bagi IHSG pada perdagangan saham hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level :    6091/6066/6045
Resistance Level :   6136/6157/6182
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up

Rekomendasi saham hari ini:

PTBA: Trading Buy
• Close 4080, TP 4140
• Boleh buy di level 3970-4080
• Resistance di 4140 & support di 3970
• Waspadai jika tembus di 3970
• Batasi resiko di 3940

PGAS: Trading Buy
• Close 2140, TP 2190
• Boleh buy di level  2060-2140
• Resistance di 2190 & support di 2060
• Waspadai jika tembus di 2060
• Batasi resiko di 2030

INDF : Trading Buy
• Close 6675, TP 6750
• Boleh buy di level  6550-6675
• Resistance di 6750 & support di 6550
• Waspadai jika tembus di 6550
• Batasi resiko di 6500

GGRM:  Trading Buy
• Close 81525, TP 82050
• Boleh buy di level  80700-81525
• Resistance di 82050 & support di 80700
• Waspadai jika tembus di 80700
• Batasi resiko di 80500

BBRI:  Trading Buy
• Close 3650, TP 3750
• Boleh buy di level  3610-3650
• Resistance di 3680 & support di 3610
• Waspadai jika tembus di 3610
• Batasi resiko di 3580

PTPP:  Trading Buy
• Close 1870, TP 1915
• Boleh buy di level  1840-1870
• Resistance di 1915 & support di 1840
• Waspadai jika tembus di 1840
• Batasi resiko di 1820

Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;
ADRO, WSKT, WTON, ASRI. BBTN 

(Disclaimer ON)

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top