Bursa Regional Positif, IHSG Lanjutkan Reli Penguatan

IHSG ditutup menguat 0,28% atau 16,58 poin di level 6.022,78, meskipun sempat dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,14% atau 8,47 poin k elevel 5.997,73.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 November 2018  |  17:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan awal pekan, Senin (26/11/2018).

IHSG ditutup menguat 0,28% atau 16,58 poin di level 6.022,78, meskipun sempat dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,14% atau 8,47 poin k elevel 5.997,73.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 5.990,98 – 6.025,99. Adapun pada perdagangan Jumat pekan lalu, (22/11/2018), IHSG ditutup menguat 0,26% atau 15,39 poin ke level 6.006,20.

Dari 616 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 165 saham menguat, 229 saham melemah, dan 222 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing naik 1,70% dan 1,44% menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG hari ini.

Empat dari sembilan sektor menetap di teritori positif, dipimpin industri dasar yang menguat 1,63%. Adapun sektor tambang yang melemah 2,65% memimpin koreksi di empat sektor lainnya sekaligus membatasi penguatan IHSG hari ini.

Sementara itu, indeks Bisnis 27 ditutup menguat 0,51% atau 2,73 poin di level 544,18, meskipun dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,21% atau 1,13 poin ke level 540,32.

Indeks saham lainnya di Asia juga menguat sore ini, di antaranya indeks PSEi Filipina (+0,79%), indeks FTSE KLCI Malaysia (+0,36%), indeks FTSE Straits Times Singapura (+1,13%), dan indeks SE Thailand (+0,50%).

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan ditutup menguat 1,24%, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China melemah 0,14% dan 0,07%, sedangkan indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang menguat 0,76% dan 0,2%.

Secara keseluruhan, bursa saham Asia membukukan kenaikan moderat didukung ekspektasi penjualan yang solid selama masa liburan di Amerika Serikat (AS).

Pada saat yang sama, investor juga bersikap hati-hati menjelang pertemuan para pemimpin AS dan China di sela-sela agenda KTT G20 akhir pekan ini seiring dengan tengah bertahannya tensi perdagangan antara dua negara berkekuatan ekonomi terbesar di dunia ini.

“Pertemuan AS-China nanti menjadi agenda terbesar untuk sepanjang sisa tahun ini,” ujar Nobuhiko Kuramochi, kepala pakar strategi di Mixuho Securities, seperti dikutip Reuters.

 

 

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

HMSP

+1,70

BBRI

+1,44

BMRI

+1,37

BBCA

+0,50

CPIN

+2,29

Saham-saham penekan IHSG:

Kode

(%)

PTBA

-8,58

UNTR

-3,45

ASII

-0,89

GGRM

-1,24

SMMA

-3,16

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks BEI

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top