Enam Sektor Dorong Penguatan IHSG, Pertanian Memimpin

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka menguat 0,12% atau 7,22 poin ke level 5.998,03, dan terus melaju hingga menguat hingga 0,31% atau 18,581 poin ke level 6.009,39 pada pukul 9.08 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho | 23 November 2018 09:55 WIB
Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (19/10/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor pertanian menjadi penopang terbesar penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/11/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka menguat 0,12% atau 7,22 poin ke level 5.998,03, dan terus melaju hingga menguat hingga 0,31% atau 18,581 poin ke level 6.009,39 pada pukul 9.08 WIB.

Pergerakan IHSG kemudian terpantau menguat 0,22% atau 13,29 poin ke level 6.004,10 pada ukul 9.42 WIB. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.997,02-6.017,46.

Adapun pada perdagangan Kamis (22/11), IHSG ditutup rebound 0,72% atau 42,76 poin ke level 5.990,81.

Sebanyak 177 saham menguat, 103 saham melemah, dan 336 saham stagnan dari 616 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada pukul 09.43 WIB.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG pagi ini bergerak di zona hijau dengan dorongan utama dari sektor pertanian yang menguat 1,52%, diikuti sektor tambang yang naik 0,81%.

Di sisi lain, tiga sektor melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, didorong sektor aneka industri yang melemah 0,43%.

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.42 WIB

Sektor

Perubahan

Pertanian

+1,52%

Tambang

+0,81%

Industri dasar

+0,60%

Finansial

+0,22%

Infrastruktur

+0,22%

Properti

+0,21%

Perdagangan

-0,01%

Konsumer

-0,05%

Aneka industri

-0,43%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top