Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minyak Mentah Rebound, Harga Batu Bara Ditutup Masih Melemah

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak teraktif Februari 2019 ditutup melemah 0,46% atau 0,45 poin di level US$97,75 per metrik ton.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 November 2018  |  08:05 WIB
Alat berat dioperasikan untuk membongkar muatan batu bara dari kapal tongkang, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone
Alat berat dioperasikan untuk membongkar muatan batu bara dari kapal tongkang, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (21/11/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak teraktif Februari 2019 ditutup melemah 0,46% atau 0,45 poin di level US$97,75 per metrik ton.

Di bursa ICE Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak teraktif Januari 2019 masih melanjutkan pelemahannya sebesar 0,12% atau 0,1 poin ke level US$83,35 per metrik ton kemarin.

Sementara itu, harga minyak mentah berhasil rebound pada perdagangan Rabu saat penurunan persediaan produk minyak olahan melebihi kenaikan dalam stok minyak mentah.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari 2019 ditutup menanjak 2,2% atau US$1,20 di level US$54,63 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah anjlok 6,59% pada Selasa (20/11).

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman Januari 2019 berakhir naik 1,5% di level US$63,48 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, setelah ikut anjlok lebih dari 6% pada Selasa.

Dilansir dari Bloomberg, badan informasi energi Energy Information Administration (EIA) AS melaporkan kenaikan persediaan minyak mentah domestik sebesar 4,85 juta barel pekan lalu.

Meski demikian, angka tersebut hanya sekitar separuh lonjakan yang dibukukan pekan sebelumnya. Sementara itu, persediaan bensin dan minyak distilat turun, sehingga menunjukkan bahwa permintaan untuk minyak tetap sehat.

“Secara keseluruhan, total persediaan turun,” kata Craig Bethune, seorang manajer portofolio senior di Manulife Asset Management di Toronto. “Pasar telah mengalami kondisi yang cukup sulit dan hasil ini lebih baik daripada skenario terburuk yang diperkirakan orang-orang.”

 

Pergerakan harga batu bara kontrak Februari 2019 di bursa Newcastle

Tanggal                                    US$/MT
21 November97,75

(-0,46%)

20 November98,20

(+0,05%)

19 November98,15

(-0,20%)

16 November106,85

(-0,60%)

15 November102,30

(-0,15%)

Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga batu bara
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top