Lelang SUN: Minat Investor Diyakini Tetap Tinggi

Dua sekuritas memperkirakan bahwa lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada Rabu (21/11/2018) akan mendulang cukup banyak minat investor, dengan nilai antara Rp45 triliun-Rp55 triliun.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 21 November 2018  |  10:13 WIB
Lelang SUN: Minat Investor Diyakini Tetap Tinggi
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Dua sekuritas memperkirakan bahwa lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada Rabu (21/11/2018) akan mendulang cukup banyak minat investor, dengan nilai antara Rp45 triliun-Rp55 triliun.
 
Pemerintah akan kembali melakukan lelang SUN pada hari ini mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Ada enam seri yang dilelang yakni SPN03190222 (New Issuance), SPN12190801 (Reopening), FR0077 (Reopening), FR0078 (Reopening), FR0065 (Reopening), dan FR0075 (Reopening).
 
Lelang dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2018. Target penerbitan lelang kali ini adalah Rp10 triliun, dengan target maksimal Rp20 triliun.

Berikut profil seri-seri yang akan dilelang:
 
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190222 (Diskonto; 22 Februari 2019);
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190801 (Diskonto; 1 Agustus 2019);
- Obligasi Negara seri FR0077 (8,12500%; 15 Mei 2024);
- Obligasi Negara seri FR0078 (8,25000%; 15 Mei 2029);
- Obligasi Negara seri FR0065 (6,62500%; 15 Mei 2033); dan
- Obligasi Negara seri FR0075 (7,50000%; 15 Mei 2038).
 
"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar Rp45 triliun-Rp55 triliun. Jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0077 dan FR0078," kata Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra, dalam riset harian, Rabu (21/11).
 
Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono juga memperkirakan total penawaran investor dalam lelang kali ini berkisar Rp45 triliun hingga Rp55 triliun.
 
"[Penawaran investor kali ini akan] Sedikit lebih rendah dibandingkan dengan lelang SUN sebelumnya yang mencapai Rp59,48 triliun, tetapi masih dalam kategori tinggi karena  di atas rata-rata incoming bids tahun ini yang sekitar Rp42,42 triliun," sebutnya.
 
Berdasarkan kondisi pergerakan harga SUN menjelang pelaksanaan lelang, MNC Sekuritas memperkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan  adalah sebagai berikut :
 
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190222 berkisar antara 5,68 - 5,78;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190801 berkisar antara 6,12 - 6,21;
- Obligasi Negara seri FR0077 berkisar antara 7,90 - 8,00;
- Obligasi Negara seri FR0078 berkisar antara 7,96 - 8,06;
- Obligasi Negara seri FR0065 berkisar antara 8,25 - 8,34; dan
- Obligasi Negara seri FR0075 berkisar antara 8,37 - 8,46.
 
Sementara itu, berikut proyeksi Mirae Asset Sekuritas Indonesia:
 
SPN03190222 (New Issuance, 22 Februari 2019): 5,60% - 5,80%
SPN12190801 (Reopening, 1 Agustus 2019): 5,95% - 6,20%
FR0077 (Reopening, 15 Mei 2024): 7,96% - 8,06%
FR0078 (Reopening, 15 Mei 2029: 8,01% - 8,08%
FR0065 (Reopening, 15 Mei 2033): 8,26% - 8,35%
FR0075 (Reopening, 15 Mei 2038): 8,42% - 8,53%
 
Pada 2018, target penerbitan kotor (gross issuance) Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp846,4 triliun. Hingga kuartal III/2018, pemerintah telah meraup dana sebesar Rp451,75 triliun dari hasil lelang SBN.
 
Pada kuartal IV/2018, pemerintah menargetkan penerbitan SBN senilai Rp142,72 triliun dari enam kali lelang SUN dan enam kali lelang Sukuk Negara. 
 
Pada pelaksanaan lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana Rp20 triliun dari total penawaran yang masuk sebesar Rp59,48 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara, lelang sun

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup