Binaartha Sekuritas: IHSG Jenuh Beli, 6 Saham Ini Bisa Dipertimbangkan

Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan pada Jumat ini (2/11/2018) terindikasi mengalami jenuh beli sehingga berpotensi terkoreksi wajar.
Fajar Sidik
Fajar Sidik - Bisnis.com 02 November 2018  |  06:35 WIB
Binaartha Sekuritas: IHSG Jenuh Beli, 6 Saham Ini Bisa Dipertimbangkan
Pengunjung berbincang di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/9/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan pada Jumat ini (2/11/2018) terindikasi mengalami jenuh beli sehingga berpotensi terkoreksi wajar.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan  IHSG berhasil ditutup menguat 0,07% di level 5835.920 pada 1 November 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5806.711 hingga 5777.502. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5874.174 hingga 5912.429.

Berdasarkan indikator, MACD sudah membentuk pola golden cross di area negatif. Namun demikian, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought atau jenuh beli.

Di sisi lain, terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*AALI, Daily (11725) (RoE: 7.72%; PER: 14.93x; EPS: 788.72; PBV: 1.17x; Beta: 0.66):* Fase akumulasi mulai terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 11550 – 11750, dengan target harga secara bertahap di level 11900, 12325 dan 12775. Support: 11550 & 11450.

*HMSP, Daily (3650) (RoE: 38.19%; PER: 32.86x; EPS: 111.09; PBV: 12.55x; Beta: 1):* Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 3600 – 3660, dengan target harga secara bertahap di level 3710, 3810, 3930, 4220 dan 4510. Support: 3570 & 3490.

*INAF, Daily (4100) (RoE: -6.64%; PER: -372.26x; EPS: -10.96; PBV: 24.72x; Beta: 1.56):* Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 3900 - 4100, dengan target harga secara bertahap di level 4210, 4610, 5540 dan 6470. Support: 3900 & 3680.

*JSMR, Daily (4120) (RoE: 12.24%; PER: 12.77x; EPS: 323.52; PBV: 1.55x; Beta: 0.97):* Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 4110 – 4130, dengan target harga secara bertahap di level 4180, 4290, 4370, 4750, 5125 dan 5500. Support: 4000.

*MAPI, Daily (800) (RoE: 19.90%; PER: 13.53x; EPS: 59.14; PBV: 2.69x; Beta: 1.12):* Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 785 - 805, dengan target harga secara bertahap di level 815, 830, 865 dan 900. Support: 785 & 775.

*TINS, Daily (645) (RoE: 5.48%; PER: 14.03x; EPS: 45.98; PBV: 0.77x; Beta: 1):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish dragonfly doji candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 640 – 650, dengan target harga secara bertahap di level 665 dan 680. Support: 630.

*(Disclaimer on)*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top