Minat Lelang Sukuk Negara Diperkirakan Capai Rp15 Triliun

MNC Sekuritas memperkirakan jumlah penawaran investor dalam lelang Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk Negara hari ini, Selasa (30/10/2018) akan mencapai antara Rp8 triliun hingga Rp15 triliun.
Emanuel B. Caesario | 30 Oktober 2018 10:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan jumlah penawaran investor dalam lelang Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk Negara hari ini, Selasa (30/10/2018) akan mencapai antara Rp8 triliun hingga Rp15 triliun.

Pemerintah hari ini akan melelang 6 seri Sukuk Negara, yakni seri SPN-S 01052019 (new issuance), SPN-S 01082019 (new issuance), PBS014 (reopening), PBS019 (reopening), PBS017 (reopening) dan PBS012 (reopening).

Target penerbitan adalah senilai Rp4 triliun dengan profil masing-masing seri yang akan dilelang adalah sebagai berikut:

SPN-S 01052019 (Diskonto; 1 Mei 2019);
SPN-S 01082019 (Diskonto; 1 Agustus 2019);
PBS014 (6,50000%; 15 Mei 2021);
PBS019 (8,25000%; 15 September 2023);
PBS017 (6,12500%; 15 Oktober 2025); dan
PBS012 (8,87500%; 15 Nopember 2031).

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp8—15 triliun dengan jumlah penawaran terbesar masih akan didapati pada Surat Perbendaharaan Negara serta pada PBS014," kata I Made Adi Saputra, Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (30/10/2018).

Berdasarkan kondisi di pasar sekunder menjelang pelaksanaan lelang, Made perkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan pada lelang hari ini adalah sebagai berikut :

SPN-S 01052019 berkisar antara 6,46875 - 6,56250; SPN-S 01082019 berkisar antara 6,81250 - 6,90625;
PBS014 berkisar antara 8,15625 - 8,25000;
PBS019 berkisar antara 8,68750 - 8,78125;
PBS017 berkisar antara 8,96875 - 9,06250; dan
PBS012 berkisar antara 9,21875 - 9,31250.

Lelang akan dibuka pada Selasa (30/10/2018) pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama.

Adapun setelmen akan dilaksanakan pada Kamis, 1 November 2018 atau 2 hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang (T+2).

Pada 2018, target penerbitan kotor (gross issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp846,4 triliun di mana hingga kuartal III tahun 2018 pemerintah telah meraup dana senilai Rp451,75 triliun dari hasil pelaksanaan lelang penjualan Surat Berharga Negara.

Pada kuartal IV/2014 pemerintah mentargetkan penerbitan Surat Berharga Negara senilai Rp142,72 triliun dari enam kali lelang Surat Utang Negara dan enam kali lelang Sukuk Negara.

Pada lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp5,22 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp13,89 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top