Saham Argha Karya Prima Industri Merosot 15,73%

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi AKPI tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah merosot 15,73% dan ditutup di level Rp750 per lembar saham.
Aprianto Cahyo Nugroho | 29 Oktober 2018 19:18 WIB
Pengunjung berbincang di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/9/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Argha Karya Prima Industry Tbk membukukan penurunan terdalam pada perdagangan hari ini, Senin (29/10/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi AKPI tersebut memimpin pelemahan saham (top loser) setelah merosot 15,73% dan ditutup di level Rp750 per lembar saham.

Mengekor saham AKPI adalah saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX) yang merosot 15,60% atau 280 poin dan ditutup di level Rp1.515 per lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan awal pekan ini di tengah fluktuasi bursa saham Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,52% atau 30,31 poin di level 5.754,61, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,07% atau 4 poin di posisi 5.788,92.

Pada akhir perdagangan Jumat pekan lalu, (26//10/2018), IHSG ditutup melenguat 0,52% atau 29,96 poin ke level 5.784,92. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 5.747,03 – 5.814,68.

Dari 610 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 147 saham menguat, 249 saham melemah, dan 214 saham stagnan.

Sebanyak enam dari sembilan indeks sektoran IHSG menetap di wilayah negatif, dipimpin sektor tambang yang melemah 1,8% dan sektor properti yang turun 1,33%.

Di sisi lain, tiga sektor menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin sektor aneka industri yang menguat 0,73%.

 

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

(%)

AKPI

750

-15,73

APEX

1.515

-15,60

SKRN

815

-15,10

ALKA

272

-14,47

TFCO

515

-14,17

Sumber: BEI

Tag : top losers
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top