Kurs Jisdor Melemah ke 15.221, Dolar AS Gilas Spot Rupiah

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp15.221 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (19/10/2018).
Renat Sofie Andriani | 19 Oktober 2018 11:09 WIB
Petugas menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Selasa (9/10/2018). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp15.221 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (19/10/2018).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini terpantau menempatkan kurs referensi Jisdor di Rp15.221 per dolar AS, melemah 34 poin atau 0,22% dari posisi Rp15.187 pada Kamis (18/10/2018).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 27 poin atau 0,18% ke level Rp15.222 per dolar AS pada pukul 10.03 WIB.

Mata uang Garuda sebelumnya dibuka terdepresiasi 30 poin atau 0,20% di level Rp15.225 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di level Rp15.222-15.225 per dolar AS.

Pelemahan mata uang Garuda berlanjut pada hari kedua setelah berakhir terdepresiasi 45 poin atau 0,30% di posisi Rp15.195 per dolar AS pada perdagangan Kamis (18/10/2018).

Di sisi lain, pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, pagi ini terpantau menguat 0,06% atau 0,058 poin ke level 95,958 pada pukul 10.20 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan kenaikan 0,044 poin atau 0,05% di level 95,944, setelah pada perdagangan Kamis (18/10) berakhir menguat 0,34% atau 0,325 poin di posisi 95,900, kenaikan pada hari kedua.

Dikutip dari risetnya hari ini, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail memperkirakan pergerakan indeks dolar AS akan menguat di level 95,7-96,0 terhadap sejumlah mata uang utama di dunia.

Penguatan dolar masih disebabkan kekhawatiran investor bahwa The Federal Reserve AS masih akan tetap melanjutkan tight monetary policy-nya pada tahun 2019-2020 dengan menaikkan suku bunga sebanyak 3 kali tahun depan dan satu kali pada tahun 2020.

Akibat sentimen tersebut yuan pun melemah ke level 6.9 per dolar AS. Sementara itu, rupiah kemungkinan melemah mengikuti pergerakan yuan.

“Rupiah kemungkinan akan melemah ke level Rp15.250-Rp15.300 per dolar AS,” tulis Ahmad.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

19 Oktober

15.221

18 Oktober

15.187

17 Oktober

15.178

16 Oktober

15.206

15 Oktober

15.246

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top