TLKM Sudah Membangun 160.000 Km Jaringan Serat Optik

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. memastikan pemerataan jaringan dan akses telekomunikasi sekaligus percepatan pertumbuhan ekonomi digital.
M. Nurhadi Pratomo | 13 Oktober 2018 14:52 WIB
Satelit Merah Putih pada posisinya yang siap diluncurkan di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Senin (6/8/2018). Satelit milik PT. Telkom Tbk., itu diluncurkan pada Selasa (7/8/2018) dini hari waktu setempat. - ANTARA/Saptono

Bisnis.com, NUSA DUA — PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. memastikan pemerataan jaringan dan akses telekomunikasi sekaligus percepatan pertumbuhan ekonomi digital.
 
Vice President Corporate Communication Telekomunikasi (TLKM) Indonesia Arif Prabowo mengatakan perseroan telah membangun sepanjang lebih dari 160.000 kilometer (km) fiber optic backbone network. Panjang tersebut setara dengan empat kali keliling bumi yang digunakan untuk pasokan akses internet dari Sabang hingga Merauke.
 
Selain itu, dia menerangkan pihaknya membangun jaringan ke luar negeri melalui kabel laut fiber optic. Serat optik tersebut membentang dari Dumai ke arah barat menuju bagian barat Eropa atau yang dikenal dengan jaringan South East Asia-Middle East-West Europe 5 (SEA-ME-WE5).
 
Kabel laut lainnya juga direntangkan dari Manado ke arah timur hingga AS atau dikenal dengan  South East Asia-United States (SEA-US). Saat ini, perseroan tengah menyelesaikan sistem kabel laut Indonesia Global Gateway (IGG) jaringan Dumai ke Manado.
 
“Keberadaan IGG milik TLKM diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai Global Digital Hub,” ujar Arif melalui siaran pers, Sabtu (13/10/2018).
 
Berdasarkan pemberitaan Bisnis sebelumnya, pembangunan IGG telah mencapai 96%. Infrastruktur itu akan menyambung dua konektivitas internasional yang telah dibangun perseroan sebelumnya.
 
Selain itu, pada Agustus 2018, TLKM baru saja meluncurkan Satelit Merah Putih yang membawa 60 transponder aktif dengan jangkaun dari Indonesia hingga negara-negara Asia Selatan.

Tag : telkom, serat optik
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top