BBRI Pendorong Utama IHSG di Akhir Sesi I, GLOB Terkuat

Saham BBRI menjadi pendorong utama atas penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (28/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 28 September 2018 13:19 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Saham BBRI menjadi pendorong utama atas penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (28/9/2018).

IHSG menguat 0,33% atau 19,82 poin ke level 5.949,04 pada akhir sesi I, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,02% atau 1,39 poin di level 5.930,60 pagi tadi.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.930,60 – 5.962,88. Adapun pada perdagangan Kamis (27/9), IHSG rebound dan berakhir menguat 0,95% atau 55,94 poin di posisi 5.929,22.

Sebanyak 204 saham menguat, 129 saham melemah, dan 269 saham stagnan dari 602 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia siang ini.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG pada akhir sesi I, berikut empat saham lainnya berdasarkan nilai kapitalisasi pasar (lihat tabel).

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. secara resmi telah mengakuisisi 65% saham PT Danareksa Sekuritas. Kedua belah pihak diinformasikan telah meneken kesepakatan awal terkait jual beli saham pada Kamis (27/9). 

“Dapat kami informasikan bahwa kesepakatan awal sudah selesai,” jelas Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto melalui layanan pesan singkat, seperti dilansir Bisnis.com.

Sebelumnya, Bank BRI sempat menyatakan sejumlah rencana bisnis untuk mendukung pertumbuhan perseroan dan perusahaan anak.

Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo menjelaskan, perseroan masih memiliki beberapa rencana aksi korporasi pada tahun ini untuk memperkuat jaringannya, antara lain akuisisi perusahaan sekuritas, penyuntikan modal anak usaha serta akuisisi bank baru lewat anak usaha existing.

Sementara itu, sektor pertanian, yang menguat 0,91%, memimpin penguatan delapan sektor mendorong penguatan IHSG pada akhir sesi I, sedangkan sektor konsumer menetap di zona merah dengan turun tipis 0,01%.

Saham SSMS (+5,79%), PALM (+8,53%), BISI (+1,88%), dan LSIP (+0,40%) menjadi pendorong utama atas penguatan sektor pertanian pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Berikut perincian saham pada IHSG di akhir sesi I:

Lima saham pendorong utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBRI

+1,95%

TLKM

+1,12%

UNTR

+1,86%

PTBA

+3,61%

PGAS

+3,21%

Lima saham terkuat berdasarkan persentase: 

Kode

Perubahan

GLOB

+34,50%

AIMS

+11,76%

GWSA

+9,29%

CTBN

+9,09%

MINA

+9,00%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top