Binaartha Sekuritas: IHSG Berpotensi Naik, Cermati 6 Saham Pilihan Ini

Binaartha Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Kamis, 27 September 2018 akan bergerak pada kisaran 5.845-5.922 dengan potensi menguat.
Fajar Sidik | 27 September 2018 06:07 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Kamis, 27 September 2018 akan bergerak pada kisaran 5.845-5.922 dengan potensi menguat.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan IHSG ditutup melemah tipis 0,02% di level 5.873,270 pada 26 September 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki rentang pada level 5.859,517 hingga 5.845,764. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5897.806 hingga 5922.342.

Berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Saat ini terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

ACES, Daily (1435) (RoE: 22.63%; PER: 28.60x; EPS: 49.82; PBV: 6.49x; Beta: 1.14): Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.“Akumulasi Beli” pada area level 1425 – 1435, dengan target harga secara bertahap di level 1500, 1550, 1590 dan 1750. Support: 1425 & 1355.

LSIP, Daily (1280) (RoE: 5.43%; PER: 19.35x; EPS: 66.16; PBV: 1.05x; Beta: 0.73): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.“Akumulasi Beli” pada area level 1270 - 1290, dengan target harga secara bertahap di level 1325, 1420 dan 1510. Support: 1255.

TKIM, Daily (13450) (RoE: 24.34%; PER: 9.81x; EPS: 1371.68; PBV: 2.40x; Beta: 0.36): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 13300 – 13500, dengan target harga secara bertahap di level 14025, 14625, 15400, 17200 dan 19000. Support: 13175 & 12650.

TPIA, Daily (4880) (RoE: 12.86%; PER: 26.44x; EPS: 186.46; PBV: 3.41x; Beta: 0.66): Pergerakan harga saham yang terkoreksi setelah pembentukkan pola three white soldiers candlestick pattern mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4860 – 4890, dengan target harga secara bertahap di level 5000 dan 5100. Support: 4800.

UNTR, Daily (31125) (RoE: 20.14%; PER: 10.62x; EPS: 2961.70; PBV: 2.16x; Beta: 0.73): Peluang rebound terbuka lebar sejak pergerakan harga saham sudah menguji garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 31000 – 31200, dengan target harga secara bertahap di level 32300, 33250, 34000, 37250, 40500 dan 43725. Support: 30775.

WIKA, Daily (1355) (RoE: 6.79%; PER: 11.83x; EPS: 114.94; PBV: 0.80x; Beta: 1.65): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1330 – 1360, dengan target harga secara bertahap di level 1400, 1460, 1715, 1965 dan 2220. Support: 1330 & 1210.

(Disclaimer on)

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top