Kurs Tengah Menguat 12 Poin, Mata Uang Asia Variatif

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (19/9/2018) di Rp14.896 per dolar AS, menguat tipis 12 poin atau 0,08% dari posisi Rp14.908 pada Selasa (18/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 19 September 2018 12:00 WIB
Uang rupiah. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (19/9/2018) di Rp14.896 per dolar AS, menguat tipis 12 poin atau 0,08% dari posisi Rp14.908 pada Selasa (18/9/2018).

Kurs jual ditetapkan Rp14.970 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.822 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp148.

Di pasar spot, berdasarkan data Bloomberg, rupiah terpantau melemah 43 poin atau 0,29% ke level Rp14.898 per dolar AS pada pukul 10.33 WIB.

Pergerakan mata uang Garuda sebelumnya dibuka melemah 60 poin atau 0,40% di level Rp14.915 per dolar AS, setelah mampu rebound dan berakhir terapresiasi 25 poin atau 0,17% di posisi Rp14.855 per dolar AS pada perdagangan Selasa (18/9).

Saat rupiah melemah, mata uang lainnya di Asia terpantau bergerak variatif. Rupee India yang terapresiasi 0,29% memimpin penguatan sejumlah mata uang di Asia, sedangkan won Korea Selatan dan dolar Hong Kong termasuk di antara mata uang yang terdepresiasi pada pukul 11.05 WIB.

Dilansir dari Bloomberg, China mengumumkan akan mengenakan tarif balasan terhadap barang-barang asal Amerika Serikat (AS) senilai US$60 miliar, setelah Presiden AS Donald Trump akan memberlakukan tarif pada impor China senilai US$200 miliar.

Akan tetapi, kedua belah pihak mengindikasikan masih adanya ruang untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

“Pengumuman tarif terdengar tidak terlalu parah, terutama dari pihak China,” kata Khoon Goh, kepala riset Asia di ANZ. “Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun kembali di atas 3% bisa menyebabkan tekanan lebih lanjut pada mata uang negara dengan defisit transaksi berjalan.”

Indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, terpantau turun tipis 0,06% atau 0,057 poin ke level 94,583 pada pukul 10.56 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka di zona merah dengan turun 0,103 poin atau 0,11% di level 94,537, setelah pada perdagangan Selasa (18/9) berakhir naik 0,15% atau 0,144 poin di posisi 94,640.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

19 September

14.896

18 September

14.908

17 September

14.859

14 September

14.835

13 September

14.794

Sumber: Bank Indonesia

Tag : kurs tengah bi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top