Indeks Syariah Naik di Atas 1% Pada Akhir Sesi I, Ini Pendorongnya

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menguat lebih dari 1% pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (19/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 19 September 2018 13:30 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), menguat lebih dari 1% pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (19/9/2018).

JII menguat 1,30% atau 8,32 poin ke level 646,76 di jeda siang, setelah dibuka dengan kenaikan 0,52% atau 3,32 poin di posisi 641,76.

Adapun pada perdagangan Selasa (18/9), JII mampu rebound dan berakhir naik 0,37% atau 2,38 poin di level 638,44.

Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I hari ini, indeks syariah bergerak pada level 641,71-647,90. Sebanyak 22 saham menguat, 5 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing naik 2,53% dan 2,85% menjadi pendorong utama terhadap penguatan JII siang ini.

Sementara itu, IHSG menguat 0,99% atau 57,72 poin ke level 5.869,51 pada akhir sesi I, setelah rebound saat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,41% atau 24 poin di level 5.835,79 pagi tadi.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.835,79 – 5.876,01. Adapun pada perdagangan Selasa (18/9), IHSG berakhir melemah 0,21% atau 12,47 poin di posisi 5.811,79.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 232 saham menguat, 129 saham melemah, dan 241 saham stagnan dari 602 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia siang ini.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG menetap di teritori positif dengan support utama sektor aneka industri (+2,14%) dan konsumer (+1,77%). Adapun sektor pertanian turun 0,20%.

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

UNVR

+2,53%

ASII

+2,85%

KLBF

+2,89%

SMGR

+3,23%

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

PGAS

-0,97%

ICBP

-0,28%

AKRA

-1,13%

CTRA

-0,66%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top