HMSP Tekan IHSG di Akhir Sesi I, Saham DART Anjlok 25%

Saham HMSP menjadi penekan utama pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (31/8/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 31 Agustus 2018  |  13:04 WIB
HMSP Tekan IHSG di Akhir Sesi I, Saham DART Anjlok 25%
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Saham HMSP menjadi penekan utama pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (31/8/2018).

IHSG melemah 1,19% atau 71,62 poin ke level 5.947,35 pada akhir sesi I, setelah dibuka turun 0,56% atau 34 poin di level 5.984,96. Adapun pada perdagangan Kamis (30/8), IHSG tergelincir dan berakhir melemah 0,76% di posisi 6.018,96.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak negatif pada level 5.940,90 – 5.984,96.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 79 saham menguat, 255 saham melemah, dan 267 saham stagnan dari 601 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang turun 1,88% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG pada akhir sesi I, berikut empat saham lainnya berdasarkan nilai kapitalisasi pasar (lihat tabel).

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG menetap di wilayah negatif dengan tekanan utama sektor aneka industri (-2,34%), konsumer (-1,70%), dan tambang (-1,55%).

Sementara itu, saham ASII (-2,68%), IMAS (-4,57%), INDR (-2,80%), dan HDTX (-8,04%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor aneka industri pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Berikut rincian saham pada IHSG di akhir sesi I:

Lima saham penekan utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

HMSP

-1,88%

ASII

-2,68%

UNVR

-2,37%

BBRI

-1,88%

BMRI

-1,82%

Lima saham terlemah berdasarkan persentase: 

Kode

Perubahan

DART

-25,00%

YPAS

-16,03%

LPLI

-12,67%

HDFA

-11,54%

ASBI

-9,66%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top