Kiwoom Sekuritas: Pasar Obligasi Minim Sentimen

Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pasar obligasi akan dibuka bervariasi pada Kamis (30/8/2018). Minimnya sentimen membuat pasar obligasi tidak mengalami dorongan untuk bergerak banyak.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 30 Agustus 2018  |  07:57 WIB
Kiwoom Sekuritas: Pasar Obligasi Minim Sentimen
Obligasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan pasar obligasi akan dibuka bervariasi pada Kamis (30/8/2018). Minimnya sentimen membuat pasar obligasi tidak mengalami dorongan untuk bergerak banyak.
 
Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia Maximilianus Nico Demus mengatakan bahwa pergerakan obligasi yang melebihi 45 bps akan menjadi arah bagi pasar obligasi, baik kenaikan maupun penurunan.
 
Menurutnya, fokus selanjutnya sudah beralih kepada penantian munculnya data Personal Consumption Expenditure (PCE) Deflator bulanan dan tahunan dari AS. Kiwoom Sekuritas mengestimasi data tersebut secara tahunan akan naik dari sebelumnya 1,9% menjadi 2%.

PCE Deflator merupakan indeks yang menghitung harga yang dibayar konsumen untuk suatu produk atau jasa.  

Investor juga sedang menunggu data dari dalam negeri, seperti inflasi yang akan keluar pada awal bulan depan. 
 
"Kami merekomendasikan hold hari ini," ujar Nico dalam riset harian, Kamis (30/8).
 
Pada perdagangan Rabu (29/8), total transaksi dan frekuensi meningkat dibandingkan hari sebelumnya di tengah minimnya pergerakan harga obligasi.

Total transaksi didominasi oleh obligasi berdurasi 7-10 tahun, diikuti dengan tenor 1-3 tahun dan di bawah 1 tahun. Sisanya merata di semua tenor hingga 25 tahun.
 
Dia menerangkan pasar obligasi kemarin memiliki ruang untuk menguat, tetapi kenaikan imbal hasil global membuat pasar obligasi mengikuti kenaikan yield, meskipun tidak banyak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup