Indeks Bisnis 27 Melemah 0,73% pada Akhir Sesi I, Tertekan Saham Perbankan

Pergerakan indeks Bisnis 27 melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (29/8/2018), dengan saham emiten perbankan sebagai penekan utama.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 29 Agustus 2018  |  13:27 WIB
Indeks Bisnis 27 Melemah 0,73% pada Akhir Sesi I, Tertekan Saham Perbankan
Pengunjung melintas di samping papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (27/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks Bisnis 27 melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (29/8/2018), dengan saham emiten perbankan sebagai penekan utama.

Indeks Bisnis 27 melemah 0,73% atau 3,87 poin ke posisi 528,11 di jeda siang, setelah tergelincir ke zona merah dengan dibuka turun 0,48% atau 2,57 poin di posisi 529,41.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis 27 bergerak pada level 527,26-530,99.

Dari 27 saham anggota indeks Bisnis 27, sebanyak 8 saham menguat, 17 saham melemah, dan 2 saham stagnan pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing turun 2,40% dan 1,20%, menjadi penekan utama terhadap pelemahan indeks Bisnis 27 pada akhir sesi I.

Indeks Bisnis 27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan indeks Bisnis 27, indeks harga saham gabungan (IHSG) terus tertekan di zona merah hingga akhir sesi I perdagangan hari ini.

IHSG melemah 0,53% atau 31,89 poin ke level 6.010,75 di jeda siang, setelah tergelincir ke zona merah dengan dibuka turun 17,05 poin atau 0,28% di posisi 6.025,60. Sepanjang perdagangan di sesi I hari ini, IHSG bergerak pada level 6.003,49-6.035,24.

Adapun pada perdagangan kemarin, Selasa (28/8), IHSG ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,28% atau 16,68 poin ke level 6.042,65.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 137 saham menguat, 196 saham melemah, dan 267 saham stagnan dari 600 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang melemah 2,40% dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang merosot 1,2% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berada di teritori negatif dengan tekanan terbesar dari sektor finansial yang melemah 1,27%, disusul sektor konsumer yang merosot 0,63%.

Di sisi lain, empat sektor lainnya menguat, dengan dorongan terbesar dari sektor pertanian yang menguat 1,98% di akhir sesi I.

Berikut adalah harga saham Bisnis27 di akhir sesi I :

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk

13150

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1885

AKRA

PT AKR Corporindo Tbk

3760

ASII

PT Astra International Tbk

7425

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

24675

BBNI

PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk

7675

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk

3250

BDMN

PT Bank Danamon Indonesia Tbk

6875

BMRI

PT Bank Mandiri Persero Tbk

6950

BRPT

PT Barito Pacific Tbk

1780

BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk

1250

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

4980

HMSP

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

3690

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

8650

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

6300

INKP

PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk

19025

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

17175

MYOR

PT Mayora Indah Tbk.

2830

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara Persero Tbk

2140

PTBA

PT Bukit Asam Tbk

4140

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk.

520

SCMA

PT Surya Citra Media Tbk

2060

SMBR

PT Semen Baturaja Persero Tbk

2880

SMGR

PT Semen Indonesia Persero Tbk

9550

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk

3540

TPIA

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

5150

UNTR

PT United Tractors Tbk

34475

 Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BISNIS 27

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup