Intiland (DILD) Siapkan Strategi Promo Smart Deals Fest

Emiten properti PT Intiland Development Tbk. menyiapkan strategi pemasaran yakni program Smart Deals Fest untuk mengejar target pemasaran atau marketing sales Rp3,3 triliun tahun ini, yang mana baru terealisasi Rp1,3 triliun atau 38% dari target tersebut.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  17:23 WIB
Intiland (DILD) Siapkan Strategi Promo Smart Deals Fest
Wakil Direktur Utama PT Intiland Development Tbk Suhendro Prabowo (tengah) bersama Dirut PT Bank BNI Syariah Firman Wibowo (kanan), dan Managing Director PT Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, memperlihatkan naskah kerja sama, di Jakarta, Rabu (8/8/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten properti PT Intiland Development Tbk. menyiapkan strategi pemasaran yakni program Smart Deals Fest untuk mengejar target pemasaran atau marketing sales Rp3,3 triliun tahun ini, yang mana baru terealisasi Rp1,3 triliun atau 38% dari target tersebut.

Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, mengatakan bahwa program promosi terpadu yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan pada sisa waktu tahun ini.

Peluncuran program Smart Deals Fest ini, menurut Archied, bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk bisa memiliki produk-produk properti Intiland dengan beragam fasilitas kemudahan.

Program ini akan digelar selama 3 bulan, mulai dari 1 September 2018 hingga 30 November 2018. Program ini berlaku untuk semua produk properti Intiland di Jakarta dan Surabaya.

“Semua proyek turut berpartisipasi dari mulai perumahan, apartemen, komersial, perkantoran, dan pergudangan. Ini kesempatan yang sangat baik bagi konsumen untuk pembelian produk properti, dengan penawaran khusus hanya di periode tersebut,” kata Archied, Selasa (28/8/2018).

Pada program Smart Deals Fest ini, perseroan menyiapkan sejumlah paket promo menarik bagi para calon konsumen. Beragam fasilitas tersebut antara lain seperti program cicilan panjang, bunga kredit fixed hingga 10 tahun, hingga harga jual serta diskon spesial.

Menjadi bagian dari Smart Deals Fest, perseroan akan meluncurkan program Feast on Fortune, khusus untuk proyek-proyek di Surabaya. Feast on Fortune merupakan rangkaian perjalanan pameran dan festival yang dilakukan pada proyek-proyek di Surabaya secara bergantian.

Archied mengatakan, perseroan berupaya untuk terus meningkatkan kinerja penjualan pada semester II tahun ini. Dirinya mengakui bahwa pasar properti belum membaik dalam tujuh bulan pertama tahun 2018. Perseroan memproyeksikan kondisi tersebut belum akan berubah hingga akhir tahun ini.

“Secara umum sektor properti masih menghadapi tantangan cukup berat dan konsumen masih memilih untuk mengambil sikap wait and see atau cenderung menunggu. Pasar membutuhkan stimulus yang dapat mengembalikan kepercayaan investor dan membangkitkan kembali minat beli konsumen,” ujar Archied lebih lanjut.

Archied mengatakan, program Smart Deals Fest diadakan merupakan strategi kunci perseroan untuk menghadapi dan mengantisipasi kondisi ini. Perseroan berfokus pada upaya menjaga dan meningkatkan kinerja penjualan.

Perseroan optimistik daya beli konsumen dan tingkat kebutuhan terhadap produk properti masih tinggi. Perseroan akan menjalankan program tersebut pada proyek-proyek yang sudah ada dan yang siap diselesaikan.

Pada saat ini sejumlah proyek pengembangan baru perseroan sudah dalam tahapan akhir pembangunan. Beberapa proyek tersebut antara lain pengembangan terpadu Praxis dan Spazio Tower di Surabaya serta apartemen Regatta dan 1Park Avenue di Jakarta.

Menurut Archied, selain dari penjualan inventori, perseroan berencana untuk meluncurkan sejumlah pengembangan proyek baru tahun ini.

Perseroan sedikitnya telah menyiapkan tiga pengembangan proyek baru yang siap diluncurkan pada tahun ini. Proyek-proyek tersebut meliputi pengembanganproduk apartemen di Jakarta dan Surabaya.

“Kami dalam tahap persiapan akhir dari rencana tersebut. Intinya kami siap untuk meluncurkan, namun tetap mempertimbangkan kondisi dan perubahan pasar yang terjadi. Kami tetap optimistik, namun perlu secara hati-hati mengukur tingkat risiko dari setiap langkah dan mempertimbangkan daya serap pasar properti saat ini,” kata Archied.

Sejumlah pengembangan baru yang masuk rencana perseroan tahun ini antara lain proyek Tierra, sebuah pengembangan mixed-use & high rise terpadu di Surabaya.

Menempati lahan pengembangan seluas 7,5 hektare, pengembangan Tierra dibagi dalam beberapa tahapan pembangunan yang meliputi apartemen, gedung perkantoran, komersial, shopping district, hotel, hingga penyediaan area terbuka yang luas.

Pengembangan baru lainnya yakni South Quarter tahap kedua yang meliputi dua tower apartemen. Intiland juga menyiapkan sebuah pengembangan sebuah kawasan residensial baru di JakartaSelatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
intiland

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top