Saham UNVR & PTBA Tekan JII Turun Hampir 1% di Akhir Sesi I

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun hampir 1% pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (14/8/2018).
Renat Sofie Andriani | 14 Agustus 2018 13:46 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun hampir 1% pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (14/8/2018).

JII melemah 0,95% atau 6,10 poin ke level 634,43 di jeda siang, setelah dibuka turun 0,37% atau 2,36 poin di level 638,17. Adapun pada perdagangan Senin (13/8), JII berakhir anjlok 3,66% di level 640,52.

Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I hari ini, indeks syariah bergerak pada level 630,53-642,21. Sebanyak 7 saham menguat, 21 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang turun 2,17% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII siang ini, diikuti saham PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang melemah 11,55%.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menetap di zona merah pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

IHSG melemah 0,43% atau 25,1 poin ke level 5.836,15 pada akhir sesi I. Padahal, pergerakan indeks sempat berbalik ke zona hijau setelah dibuka turun 0,18% atau 10,53 poin di level 5.850,72. 

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif pada level 5.808,45 – 5.890,99.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 133 saham menguat, 207 saham melemah, dan 258 saham stagnan dari 598 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG menetap di wilayah negatif dengan tekanan utama sektor konsumer (-0,81%) dan properti (-0,73%). Adapun sektor infrastruktur, yang naik 0,30%, memimpin penguatan di antara tiga sektor lainnya.

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

UNVR

-2,17%

PTBA

-11,55%

INTP

-4,23%

UNTR

-1,23%

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

TLKM

+0,89%

ADRO

+2,46%

ASII

+0,35%

TPIA

+0,97%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top