Perang Dagang Belum Reda, Impor Kedelai China Anjlok

Impor kedelai China menyusut pada Juli ke titik terendahnya sejak April. Penurunan impor tersebut telah berlangsung selama dua bulan berturut seiring dengan perang dagang yang juga terus memanas.
Mutiara Nabila | 08 Agustus 2018 20:58 WIB
Kedelai - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Impor kedelai China menyusut pada Juli ke titik terendahnya sejak April. Penurunan impor tersebut telah berlangsung selama dua bulan berturut seiring dengan perang dagang yang juga terus memanas.

China tercatat hanya mengimpor 8 juta ton kedelai pada Juli, jumlah yang paling sedikit sejak April lalu. Berdasarkan data bea cukai China yang dilansir dari Bloomberg, Rabu (8/8/2018), pembeliannya menurun 8% secara month-on-month (mom) dan 21% secara year-on-year (yoy).

China National Grain and Oils Information Center (CNGOIC) menyebutkan bahwa impor kedelai China pada 2018 – 2019 mencapai 94 juta ton, turun 1 juta ton dari prediksi sebelumnya. Serupa dengan yang terjadi pada periode 2017 – 2018 yang jumlah impornya mencapai 95 juta ton, turun 1 juta ton dari estimasi.

Dua kapal tongkang bermuatan kedelai Amerika Serikat tidak bisa merapat ke pelabuhan Dalian di China karena adanya hambatan di pelabuhan tersebut. Meskipun dikenai tarif, AS tetap mengirimkan kedelai ke China negara Asia itu bisa memenuhi permintaan domestiknya yang jumlahnya sangat besar.

Pasokan dari Brasil, yang saat ini sangat diandalkan oleh China, diperkirakan akan mengetat pada Oktober, bersamaan dengan puncak panen kedelai di AS.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
komoditas, kedelai

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup