Kerek Penjualan, Semen Indonesia (SMGR) Genjot Ekspor

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. akan mengerek penjualan ekspor di tengah kondisi kelebihan pasokan yang masih melanda pasar domestik.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 23 Juli 2018  |  15:57 WIB
Kerek Penjualan, Semen Indonesia (SMGR) Genjot Ekspor
Jajaran Direksi dan Komisaris Semen Indonesia berfoto usai menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS), di Main Hall, Bursa Efek Indonesia, Senin (30/4). Bisnis - M. Nurhadi Pratomo.

Bisnis.com,JAKARTA — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. akan mengerek penjualan ekspor di tengah kondisi kelebihan pasokan yang masih melanda pasar domestik.

Corporate Secretary Semen Indonesia Agung Wiharto menjelaskan bahwa perseroan akan menggenjot ekspor untuk meningkatkan penjualan pada semester II/2018. Menurutnya, strategi tersebut ditempuh untuk menjaga tingkat profitabilitas dan utilitas.

Agung mengatakan bahwa strategi ekspor ditempuh sejalan dengan kelebihan pasokan yang melanda pasar semen domestik. Dengan demikian, emiten berkode saham SMGR itu akan membidik lebih banyak penjualan luar negeri.

“Beberapa negara yang potensial jadi tujuan ekspor seperti Maldives, Bangladesh, Sri Langka, Timor Leste, dan Australia,” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (23/7/2018).

Dia mengungkapkan penjualan ekspor memang memiliki margin yang terbilan tipis. Akan tetapi, hasil yang didapat mampu menutupi beban biaya seperti biaya produksi dan gaji karyawan.

Sejauh ini, sambungnya, SMGR memiliki skema ekspor kontrak jangka panjang dan pembelian langsung atau spot. Adapun, komposisi kedua skema itu yakni 50:50.

Agung menambahkan saat ini kapasitas terpasang Semen Indonesia mencapai 33 juta per tahun. Dalam kondisi normal, perseroan semen pelat merah itu mampu memroduksi dengan tingkat utilitas 90%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semen indonesia

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top