PREDIKSI IHSG SENIN (16/7/2018): Indeks Berpeluang Koreksi? Simak Pilihan Sahmnya

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi rentan koreksi pada perdagangan hari ini setelah mengakhiri pekan lalu dengan penguatan yang merupakan penguatan mingguan tertinggi sejak Desember 2017.
Dara Aziliya | 16 Juli 2018 05:56 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi rentan koreksi pada perdagangan hari ini setelah mengakhiri pekan lalu dengan penguatan yang merupakan penguatan mingguan tertinggi sejak Desember 2017.

Pada perdagangan Jumat (13/7), IHSG ditutup menguat 0,61% ke level 5.944,07 Berdasarkan data Bloomberg, enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau dengan dorongan utama dari sektor aneka industri yang menguat 1,40%, disusul sektor finansial yang menguat 1,13%.

Adapun tiga sektor lainnya melemah dan menjadi penekan IHSG pada perdagangan, dipimpin sektor infrastruktur yang turun 0,88%.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengungkapkan bahwa pada pekan lalu, mayoritas pasar saham di Asia mengalami penguatan, di tengah masuknya musim laporan keuangan semester pertama.

Pada pembukaan perdagangan pekan ini, beberapa sentimen yang memengaruhi investor yaitu laporan perdagangan dan neraca ekspor-impor dalam negeri dan regional, data penjualan kendaraan, dan data pertumbuhan pinjaman.

“Secara teknikal IHSG berhasil masuk dan break pada level MA50 dengan mencoba bertahan di atas bearish trend line. Namun, IHSG dibayangin momentum jenuh beli dengan indikator Stochastic yang dead-cross dapat menjadi alasan profit taking,” ujar Lanjar.

Dia memprediksi, pada perdagangan hari IHSG bergerak terkonsolidasi dan rentan terkoreksi dalam jangka pendek, dengan rentang pergerakan 5.886—5.995. Saham-saham yang dapat diperhatikan yaitu BBNI, BTPN, LSIP, MNCN, PGAS, SIMP, ADHI, TINS, dan MEDC.

Sementara itu, Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pada awal pekan ini, investor juga menanti tingkat suku bunga BI yang disinyalir belum akan mengalami perubahan.

“IHSG akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar sepanjang awal hingga pertengahan pekan ini. Peluang kenaikan masih terlihat cukup besar, terlihat darisupport level yang cukup kuat dipetahankan, dan ditopang oleh masih terlihat peluang berlanjutnya capital inflow,” jelas William.

Dia memprediksi IHSG hari ini akan menguat dengan rentang pergerakan 5.640—5.972. Beberapa saham yang direkomendasikan yaitu SRIL, BBNI, BJTM, PWON, ASRI, WIKA, ADHI, SMRA, ROTI, MYOR dan ICBP.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top