Jual Aset Kategori Spreads, Unilever Indonesia (UNVR) Akan Kantongi Rp2,92 Triliun

PT Unilever Indonesia Tbk. mengumumkan nilai keseluruhan rencana penjualan aset spreads mencapai Rp2,92 triliun.
Ana Noviani | 10 Juni 2018 16:23 WIB
Unilever - www.unilever.co.id

Bisnis.com, JAKARTA--PT Unilever Indonesia Tbk. mengumumkan nilai keseluruhan rencana penjualan aset spreads mencapai Rp2,92 triliun.

Saat ini, emiten berkode saham UNVR ini sedang menggulirkan proses penjualan aset dari kategori baking, cooking, dan spreads.

Rencana transaksi itu mencakup empat bagian. Pertama, penjualan aset tak berwujud yaitu hak untuk mendistribusikan produk yang menggunakan merek dagang global Frytol, Blue Band Master dan Blue Band dan merek dagang lokal Minyak Samin dan Blue Band Gold, dan daftar pelanggan di Indonesia, serta aset tak berwujud lainnya kepada PT Upfield Consulting Indonesia. Nilai penjualan aset tak berwujud ini mencapai Rp2,66 triliun.

Kedua, penjualan aset berwujud, yaitu aset produksi, perlengkapan, persediaan (yang terdiri dari persediaan untuk pengemasan, bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi) dan barang dagang kepada PT Sigma Silver Indonesia senilai Rp195,48 miliar.

Ketiga, penyewaan sebagian dari tanah dan bangunan pabrik Cikarang yang digunakan untuk pengoperasian aset kategori Spread kepada PT Sigma Silver Indonesia senilai Rp56,29 miliar.

Keempat, penjualan merek dagang lokal (Minyak Samin dan Blue Band Gold) kepada BCS Europe B.V. senilai Rp9,75 miliar.

"Nilai total penjualan aset Spreads adalah Rp2,92 triliun yang merupakan 56,52% dari nilai ekuitas perseroan per 31 Desember 2017 sebesar Rp5,17 triliun," tulis manajemen Unilever Indonesia dalam keterbukaan informasi yang dikutip Minggu (10/6/2018).

Dengan penjualan aset kategori Spreads ini, maka UNVR akan fokus pada produk kategori home and personal care, serta foods and refreshment sesuai dengan rencana pertumbuhan jangka panjang perseroan dan Grup Unilever.

Transaksi itu merupakan kelanjutan dari keputusan Unilever N.V. dan Unilever Plc. untuk menerima tawaran mengikat dari Sigma Bidco B.V. sehubungan dengan pembelian bisnis Spreads global milik Grup Unilever pada 15 Desember 2017.

Unilever N.V. dan Unilever Plc. direncanakan akan menandatangani share and business sale agreement dengan Sigma Bidco B.V. terkait dengan jual beli perusahaan dan bisnis Spreads pada 2 Juli 2018.

Sigma Bidco B.V. merupakan pemegang saham mayoritas PT Upfield Consulting Indonesia dan PT Sigma Silver Indonesia, serta nantinya di BCS Europe B.V.

Tag : unilever indonesia
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top