BURSA EROPA: Aksi M&A Dorong Indeks Stoxx Europe 600 Naik

Bursa Eropa mampu memperpanjang pemulihannya pada akhir perdagangan Senin (4/6/2018), ditopang sentimen positif yang datang dari aksi merger dan akuisisi.
Renat Sofie Andriani | 05 Juni 2018 06:10 WIB
Bursa Eropa menguat. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Eropa mampu memperpanjang pemulihannya pada akhir perdagangan Senin (4/6/2018), ditopang sentimen positif yang datang dari aksi merger dan akuisisi.

Indeks saham acuan kawasan Eropa Stoxx Europe 600 ditutup naik 0,3%, sedangkan indeks DAX Jerman naik 0,4%. Bursa Eropa sebelumnya terbebani tensi politik di Italia dan Spanyol serta friksi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan sejumlah aliansinya.

Namun kekhawatiran investor seputar perdagangan diimbangi oleh kuatnya data tenaga kerja AS yang dirilis pada Jumat (1/6/2018), yang sekaligus membantu bursa Wall Street naik untuk hari kedua pada perdagangan kemarin.

Dilansir dari Reuters, kabar tentang merger dan akuisisi (M&A), khususnya di sektor keuangan, menjadi pendorong terbesar terhadap indeks Stoxx.

Aksi M&A telah menjadi tren utama di pasar ekuitas global tahun ini, dengan Inggris di antara yang paling aktif untuk melakukan transaksi, sekaligus membantu indeks FTSE 100 mulai mengungguli saham zona Eropa.

Saham bank melonjak 1,3% setelah The Financial Times melaporkan bahwa Unicredit dan Societe Generale sedang menjajaki merger, dimana banyak investor berharap dapat membuka jalan untuk konsolidasi lebih lanjut di sektor ini.

Bagaimanapun, penguatan indeks sedikit terkikis saat sejumlah analis mencatat hambatan regulasi untuk setiap kesepakatan. Saham SocGen naik 0,7% dan UniCredit turun 0,8%, membalik kenaikan sebelumnya.

“Latar belakang politik dan peraturan tetap merupakan hambatan penting untuk memberikan kesepakatan yang menarik,” kata analis Jefferies, seperti dikutip Reuters.

“Sementara volatilitas politik baru-baru ini di Italia dapat dimengerti meningkatkan alasan merger untuk UniCredit, dalam pandangan kami penggabungan langsung tidak mungkin dalam situasi saat ini,” kata analis perbankan KBW Jean-Pierre Lambert.

Saham pemberi pinjaman asal Inggris CYBG, bagaimanapun, naik 2,2% setelah menaikkan penawaran untuk Virgin Money sebesar 7%.

Adapun saham Deutsche Bank naik 1,3% pada hari kedua pemulihannya setelah mencapai rekor terendah pada Kamis (31/5/2018) akibat laporan bahwa The Federal Reserve telah menganggap operasinya di AS 'bermasalah'.

 

Tag : bursa eropa
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top