IHSG Tinggalkan Level 6.000 Pagi Ini, Analis: Tertekan Aksi Profit Taking

Saat ini terjadi net sell asing sebesar 30 miliar (pk. 10.10 WIB), kata Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama kepada Bisnis.com, Kamis (31/5/2018).
Linda Teti Silitonga | 31 Mei 2018 10:10 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini, Kamis (31/5/2018) melemah dan kembali meninggalkan level 6.000.

Pada pk. 09.50 WIB, IHSG turun 19.45 poin atau 0,32% ke level 5.991,59.

“Saat ini terjadi net sell asing sebesar 30 miliar (pk. 10.10 WIB), “ kata Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama kepada Bisnis.com, Kamis (31/5/2018).

Dia menilai bahwa pada sejak kemarin, Rabu (30/5/2018) hingga hari ini IHSG sudah mengalami aksi profit taking, mengingat sebelumnya IHSG telah mendapatkan sentimen positif dari penetapan kenaikan BI 7DRR.

Seperti diketahui pada perdagangan Rabu, IHSG ditutup melemah 0.94% di level 6.011.05.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.976,628 hingga 5.942,202. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 6070.655 hingga 6130.254. Berdasarkan indikator daily, MACD telah berhasil membentuk golden cross di area negatif.

Sementara itu, Stochastic sudah menunjukkan jenuh beli dan RSI terlihat sudah berada di area netral. Saat ini, terlihat pola bearish pin bar candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham, sehingga indeks berpotensi menuju ke area level support.

 

Tag : Kinerja Saham
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top