KURS RUPIAH 28 MEI: Spot ke 14.004

Rupiah ditutup menguat 8 poin atau 0,06% di Rp14.125 per dolar AS pada perdagangan Jumat (25/5/2018). Bagaimana pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini? Ikuti lajunya secara live.
Aprianto Cahyo & Renat Sofie | 28 Mei 2018 16:11 WIB
Rupiah - JIBI/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA — Rupiah ditutup menguat 8 poin atau 0,06% di Rp14.125 per dolar AS pada perdagangan Jumat (25/5/2018).

Sepanjang perdagangan Jumat, rupiah bergerak fluktuatif pada level Rp14.125 – Rp14.175 per dolar AS.

Sehari setelah dilantik, Gubernur baru Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan Dewan Gubernur memiliki ruang lingkup untuk menggelar rapat kebijakan tak terjadwal sebelum rapat reguler berikutnya pada 27-28 Juni, jika perkembangan baru memerlukan respons yang lebih cepat terhadap ketidakstabilan pasar saat ini.

Bank Indonesia, ungkapnya, akan terus bekerja sama dengan pemerintah untuk membendung aksi jual, yang telah menunjukkan sedikit tanda-tanda mereda, bahkan setelah BI pekan lalu menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2014.

Mata uang lainnya di Asia terpantau bergerak variatif, dengan rupee India yang menguat 0,87% pada pukul 17.31 WIB pada Jumat pekan lalu memimpin apresiasi di antara sejumlah mata uang Asia. Di sisi lain, renminbi China yang melemah 0,15% memimpin depresiasi beberapa mata uang Asia.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat 0,07% atau 0,061 poin ke level 93,836 pada pukul 17.20 WIB.

Dilansir dari Bloomberg, mata uang Asia bergerak variatif terhadap dolar AS saat para pedagang mengenyampingkan kabar pembatalan pertemuan yang dinanti-nanti antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Korea Utara mengungkapkan keterkejutannya atas keputusan pembatalan itu, namun menyatakan tetap bersedia bertemu dengan AS kapan pun.

 “Pasar mata uang mengenyampingkan pembatakan KTT AS-Korea Utara karena kabar ini tidak memiliki implikasi besar dalam skema yang lebih besar,” kata Janu Chan, ekonom senior di St. George Bank di Sydney.

Bagaimana pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini? Ikuti lajunya secara live. 

16:11 WIB

Pukul 15.57 WIB: Spot Ditutup Menguat 130 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 130 poin atau 0,92% ke level Rp13.995 per dolar AS.

14:41 WIB

Pk. 14.42 WIB: Spot ke 14.004

Rupiah menguat 121 poin atau 0,86% ke Rp14.004 per dolar AS

13:35 WIB

Pukul 13.26 WIB: Spot Menguat 128 Poin ke 13.997

Nilai tukar rupiah menguat 128 poin atau 0,91% ke Rp13.997 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada awal sesi II perdagangan hari ini, Senin (28/5/2018).

12:05 WIB

Pukul 11.57 WIB: Spot Menguat 129 Poin ke 13.996

Nilai tukar rupiah menguat 129 poin atau 0,91% ke Rp13.996 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (28/5/2018).

11:21 WIB

Pk. 11.11 WIB: Spot Menguat 141 Poin ke 13.984

Rupiah menguat ke bawah 14.000. Setelah menguat 141 poin atau 1% ke Rp13.984

11:04 WIB

Pasar Lebih Condong Amati Arah Kebijakan BI

KTT AS-Korut yang berpotensi jadi digelar 12 Junid I Singapura memberikan pengaruh pada pasar di dalam negeri.

Pada pk. 10.44, rupiah menguat 125 poin atau 0,88% ke Rp14.000 per dolar AS.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pk. 10.46 WIB menguat 81,62 atau 1,37% ke level 6.057,36.

“Kalau dari pengamatan saya, pasar sebenarnya tidak berani berharap banyak atas KTT AS dan Korut dengan mempertimbangkan kredibilitas khususnya Korut selama ini,” kata Direktur Riset Center of Reform on Economy (CORE) Indonesia, Piter Abdullah Redjalam kepada Bisnis.com, Senin (28/5/2018).

Itu sebabnya ujar dia, kegagalan KTT yang lalu tidak terlalu berpengaruh terhadap pasar.

“KTT bisa saja tetap berlangsung, tapi saya kira pasar akan sangat membatasi ekspektasi mereka,” kata Piter.

Ekspektasi rasional hasil dari KTT tambah dia, adalah berkurangnya tensi geopolitik di kawasan korea.

Dengan mempertimbangkan ekspektasi pasar tidak akan begitu tinggi, dampaknya juga diprediksi tidak akan begitu besar terhadap pasar uang dan pasar modal.

“Pergerakan kurs dan IHSG di pasar domestik akan lebih dipengaruhi oleh arah kebijakan BI dibawah gubernur baru, karena belum ada sentimen yg baru dari the Fed,” kata Piter.

10:49 WIB

Mantap, Rupiah ke 14.000

Rupiah menguat 125 poin atau 0,88% ke Rp14.000 per dolar AS.

10:05 WIB

Pukul 09.55 WIB: Spot Menguat 120 Poin ke 14.005

Nilai tukar rupiah menguat 120 poin atau 0,85% ke Rp14.005 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada perdagangan pagi ini, Senin (28/5/2018).

09:00 WIB

Pukul 08.51 WIB: Spot Menguat 52 Poin ke 14.073

Nilai tukar rupiah menguat 52 poin atau 0,37% ke Rp14.073 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin (28/5/2018).

08:03 WIB

Pukul 08.00 WIB: Spot Dibuka Menguat 30 Poin di 14.095

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka menguat 30 poin atau 0,21% di Rp14.095 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Senin (28/5/2018).

07:56 WIB

Indeks Dolar AS Bergerak Melemah Pagi Ini

Indeks dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Senin (28/5/2018) melemah, di saat pasar mengamati kembali terbukanya pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un dalam KTT 12 Juni di Singapura.

Pada perdagangan hari ini, Senin (28/5/2018), indeks dolar AS yang mengkur posisi mata uang Negeri paman Sam terhadap sejumlah mata uang utama lainnya dibuka melemah 0,139 atau 0,15% ke 94,114.

Pada Pk. 06.38 WIB, indeks dolar AS melemah 0,149 atau 0,16% ke level 94,104.

Seperti diketahui, sebelumnya Trump melayangkan surat ke Kim Jong Un yang mengisyaratkan batalnya KTT AS-Korut.

Namun saat ini, kondisnya berbalik lagi. Setelah ciutan Trump kembali mengisyaratkan bahwa kemungkinan KTT bisa digelar sesuai jadwal.

Trump mengatakan pada Minggu (27/5/2018) tim persiapan dari negaranya telah tiba di Korea Utara untuk mempersiapkan KTT Korea Utara – AS, yang sempat dibatalkan Trump pekan lalu sebelum akhirnya dipertimbangkan kembali .

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengatakan para pejabat AS dan Korea Utara telah bertemu di Panmunjom, sebuah desa di Demilitarized Zone (DMZ) di sepanjang perbatasan bersenjata antara Korea Utara dan Korea Selatan.

 "Tim kami telah tiba di Korea Utara untuk persiapan KTT antara Kim Jong Un dan saya sendiri," tulis Trump di Twitter, dalam konfirmasi pertama Washington bahwa para pejabat AS telah memasuki Korea Utara untuk pembicaraan.

"Saya benar-benar percaya Korea Utara memiliki potensi dan akan menjadi negara ekonomi dan keuangan yang besar suatu hari nanti. Kim Jong Un setuju dengan saya tentang ini. Itu akan terjadi!" tambah Trump, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu Ahmad Mikail, ekonom PT Samuel Sekuritas Indonesia dari risetnya yang diterima pagi ini, Senin (28/5/2018) mengemukakan sejumlah sentimen lain masih akan diseksamai pasar uang, yaitu ketidakpastian politik di Eropa terutama di Italia setelah terpilihnya partai populis five star movement dan partai liga.

Selain itu, berita mengenai akan dinaikannya produksi minyak oleh Rusia dan Arab Saudi.

 

07:54 WIB

SAMUEL SEKURITAS: Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

“Rupiah kemungkinan menguat kembali ke level  Rp14.000- -Rp 14.100 per dolar AS,” kata Ahmad Mikail, ekonom PT Samuel Sekuritas Indonesia dalam risetnya yang diterima pagi ini, Senin (28/5/2018).

 

06:25 WIB

Trump-Kim Jong Un Berpeluang Bertemu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Minggu (27/5/2018) tim persiapan dari negaranya telah tiba di Korea Utara untuk mempersiapkan KTT Korea Utara – AS, yang sempat dibatalkan Trump pekan lalu sebelum akhirnya dipertimbangkan kembali .

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengatakan para pejabat AS dan Korea Utara telah bertemu di Panmunjom, sebuah desa di Demilitarized Zone (DMZ) di sepanjang perbatasan bersenjata antara Korea Utara dan Korea Selatan.

"Tim kami telah tiba di Korea Utara untuk persiapan KTT antara Kim Jong Un dan saya sendiri," tulis Trump di Twitter, dalam konfirmasi pertama Washington bahwa para pejabat AS telah memasuki Korea Utara untuk pembicaraan.

"Saya benar-benar percaya Korea Utara memiliki potensi dan akan menjadi negara ekonomi dan keuangan yang besar suatu hari nanti. Kim Jong Un setuju dengan saya tentang ini. Itu akan terjadi!" tambah Trump, seperti dikutip Reuters.

Selain pembicaraan tersebut, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan ‘tim pendahulu" berangkat ke Singapura, yang diperkirakan menjadi tempat KTT berlangsung, pada Minggu pagi untuk melakukan persiapan logistik.

Sebelumnya pada Minggu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan dalam pertemuan mendadak antara dirinya dan Kim Jong Un pada Sabtu sepakat bahwa KTT Korea Utara-AS harus diadakan.

Pembicaraan akhir pekan tersebut sekaligus menjadi perkembangan terbaru dalam naik turunnya proses diplomatik atas prospek KTT AS-Korea Utara dan tanda terkuat bahwa kedua pemimpin Korea tetap menginginkan adanya pertemuan tersebut.

Korea Utara telah bertahun-tahun menghadapi sanksi ekonomi atas program nuklir dan rudalnya sejak melakukan uji coba nuklir pertamanya pada 2006.

Di sisi lain, AS telah berupaya untuk memperlambat program senjata Korut, yang telah menjadi prioritas keamanan bagi Washington menyusul ancaman Pyongyang untuk mengembangkan rudal nuklir yang mampu menghantam daratan AS.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Sung Kim, mantan duta besar AS untuk Korea Selatan, akan memimpin delegasi untuk bertemu dengan pejabat Korea Utara di perbatasan. Pejabat Pentagon Randall Schriver menjadi bagian dari tim tersebut.

The Washington Post juga melaporkan bahwa tim yang juga diikuti ahli Korea di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Allison Hooker, bertemu dengan Choe Son Hui, wakil menteri luar negeri Korea Utara.

Pembicaraan di perbatasan tersebut akan dilanjutkan pada hari Senin dan Selasa di Tongilgak, gedung milik Korut di Panmunjom, yang pernah menjadi lokasi penandatanganan gencatan senjata Perang Korea 1950-1953.

Dalam pertemuan hari Sabtu, Kim menegaskan kembali komitmennya untuk menyelesaikan denuklirisasi Semenanjung Korea dan melaksanakan KTT yang direncanakan bersama Trump, Moon mengatakan kepada wartawan di Seoul.

" Kim dan saya setuju bahwa KTT 12 Juni harus diadakan dengan sukses, dan bahwa upaya kami untuk denuklirisasi Semenanjung Korea dan perdamaian abadi tidak boleh dihentikan," kata Moon.

Moon mengakui bahwa Korut dan AS mungkin memiliki ekspektasi yang berbeda dari denuklirisasi dan dia mendesak kedua belah pihak untuk mengadakan pembicaraan tingkat kerja untuk menyelesaikan perbedaan tersebut.

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top