PASAR AKHIR SESI I: IHSG Solid, Rupiah Kuat Jelang Rilis Putusan BI

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (17/5/2018), sejalan dengan apresiasi nilai tukar rupiah.
Renat Sofie Andriani | 17 Mei 2018 13:00 WIB
Ilustrasi. - .Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (17/5/2018), sejalan dengan apresiasi nilai tukar rupiah.

IHSG menguat 0,74% atau 42,98 poin ke level 5.884,44 pada akhir sesi I, setelah dibuka dengan kenaikan 0,23% atau 13,40 poin di level 5.854,87. Adapun pada perdagangan Rabu (16/5), indeks berhasil rebound dan berakhir naik 0,06% atau 3,35 poin di level 5.841,46.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.850,80 – 5.898,30. Sebanyak 226 saham menguat, 127 saham melemah, dan 229 saham stagnan dari 582 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh atau sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona hijau dengan support utama sektor infrastruktur (+2,24%), tambang (+1,80%), dan industri dasar (+0,98%).

Sementara itu, nilai tukar rupiah lanjut menguat 32 poin atau 0,23% ke Rp14.065 per dolar AS pada pukul 10.52 WIB, setelah berhasil rebound saat dibuka terapresiasi 19 poin atau 0,13% di posisi 14.078.

Dilansir Bloomberg, IHSG kompak menguat bersama rupiah menjelang pengumuman keputusan kebijakan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan dirilis hari ini.

BI diantisipasi akan menaikkan 7-day reverse repo rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,5%, sebagai upaya untuk menopang nilai tukar rupiah.

Mayoritas indeks saham lainnya di Asia Tenggara menghijau siang ini, dengan indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,09%), indeks SE Thailand (+0,26%), dan indeks FTSE Malay KLCI (+0,26%). Adapun indeks PSEi Filipina melemah 0,82%.

Di kawasan Asia lainnya, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,12% dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,06%. Adapun indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China masing-masing turun 0,23% dan 0,37%.

 

Tag : IHSG
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top