MAPOLDA RIAU DISERANG, Analis Yakini Tak Pengaruhi Pasar

Tidak (akan memengaruhi pasar saham dan rupiah). Sewajarnya, kata William Surya Wijaya, Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas kepada Bisnis.com, Rabu (16/5/2018).
Linda Teti Silitonga | 16 Mei 2018 12:24 WIB
Mahasiswa berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— Mapolda Riau tadi pagi, Rabu (16/5/2018) diserang sehingga jatuh sejumlah korban.

Pada penutupan perdagangan sesi I, indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 81,69 poin atau 1,40% ke 5.756,42. Rupiah pada pk. 11.25 WIB melemah 71 poin atau 0,51% ke Rp14.108 per dolar AS.

“Tidak (akan memengaruhi pasar saham dan rupiah). Sewajarnya, “ kata William Surya Wijaya, Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas kepada Bisnis.com, Rabu (16/5/2018).

Hal senada juga dikemukakan Research analyst PT Narada Asset Management Kiswoyo Adi Joe.

“Cuma efek sesaat aja (serangan teroris dan dampaknya ke pasar. Sudah mulai kebal pasarnya,” kata Kiswoyo kepada Bisnis.com, Rabu (16/5/2018).

Sementara itu Indef memekirakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini di kisaran 5.700, dan rupiah ke 14.100.

“IHSG hari ini diperkirakan bergerak melemah 5.700-5.770. Rupiah 14.100-14.130,” kata Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira kepada Bisnis.com, Rabu (16/5/2016).

Seperti diketahui, polisi berhasil mengatasi penyerangan ke Mapolda Riau. Empat pelaku ditembak mati di lokasi kejadian, sementara satu pelaku lainnya yang sempat melarikan diri telah ditangkap dan diamankan di Polresta Pekanbaru.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dalam keterangan pers, Rabu (16/5/2018), pelaku menggunakan mobil Avanza bernomor BM 1192 FQ.

Setyo menurutkan, kendaraan yang dilakukan penyerang sempat dihalang-halangi anggota Polda Riau. Dari mobil itu juga disebutkan 4 orang turun dan menyerang anggota Kepolisian menggunakan samurai.

Akibat serangan itu menurut Setyo, dua anggota Polri mengalami luka

Adapun sekelompok orang tak dikenal tersebut dilumpuhkan dengan penembakan dan akhirnya 4 orang tewas.

Sementara itu, satu orang lainnya sempat mencoba melarikan diri dengan menggunakan mobil dan sempat menabrak anggota Polri yang sedang bertugas juga menabrak satu jurnalis TVOne bernama Ryan Rahman yang sedang bertugas.

Menurut Setyo, mobil pelaku penyerangan sudah diamankan.

"Avanza tersebut sudah diamankan dan disterilisasi karena diduga ada barang-barang mencurigakan, yang melarikan diri sudah dapat ditangkap dan diamankan di Polresta Pekabaru," ujar Setyo.

Ia juga menyebutkan beberapa barang yang diamankan oleh aparat Kepolisian, yaitu kendaraan bermotor, 5 sebo (penutup wajah), sepatu 5 pasang, serta 3 bilah samurai.

Sebelumnya, Kabag Humas Polda Riau AKBP Sunarto menyebutkan ada satu anggota Kepolisian yang meninggal dunia. Aparat yang meninggal bernama Ipda Auzar. Korban sempat dibawa ke rumah sakit Bhayangkara, Pekanbaru.

 

 

 

 

 

Tag : teroris
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top