Sentimen Iran, Minyak WTI Melemah Tipis ke Level US$67

Harga minyak mentah mengalami pelemahan tipis pada akhir pekan seiring dengan langkah pelaku pasar yang mencermati dampak sanksi ekspor terhadap Iran.
Hafiyyan | 28 April 2018 06:08 WIB
Minyak West Texas Intermediate - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA--Harga minyak mentah mengalami pelemahan tipis pada akhir pekan seiring dengan langkah pelaku pasar yang mencermati dampak sanksi ekspor terhadap Iran.

Pada penutupan perdagangan Jumat (27/4/2018) waktu setempat, harga minyak WTI kontrak Juni 2018 turun 0,22 poin atau 0,32% menjadi US$67,97. Dalam waktu yang sama, minyak Brent kontrak Juni 2018 terkoreksi 0,1 poin atau 0,13% menuju US$74,64 per barel.

John Kilduff, partner Again Capital LLC di New York, menyampaikan risiko geopolitik saat ini mendominasi sentimen harga minyak mentah, terutama perihal sanksi terhadap ekspor Iran. Amerika Serikat dan Prancis diperkirakan akan memutuskan apakah sanksi ini akan disetop atau dilanjutkan pada 12 Mei 2018.

"Ini akan memberi dukungan terhadap harga sampai 12 Mei. Sampai titik itu, risiko geopolitik mendominasi," ujarnya, seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (28/4/2018).

Sementara itu, Barker Hughes melaporkan jumlah rig minyak AS pada pekan ini bertambah 5 buah menjadi 825 titik. Ini menjadi level tertinggi sejak Mret 2015.

Penambahan jumlah rig menunjukkan volume produksi AS ke depannya. Saat ini, Paman Sam merupakan produsen minyak ketiga terbesar di dunia, di bawah Rusia dan Arab Saudi.

Sumber : bloomberg

Tag : Harga Minyak
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top