KABAR PASAR 24 APRIL: Kocok Ulang Bos BUMN, BI Siaga Stabilkan Rupiah

Berita seputar mengenai upaya Kementerian BUMN mengganti jajaran direksi BUMN hingga upaya Bank Indonesia untuk stabilkan rupiah menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (24/4/2018).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 April 2018  |  08:43 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA – Berita seputar mengenai upaya Kementerian BUMN mengganti jajaran direksi BUMN hingga upaya Bank Indonesia untuk stabilkan rupiah menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (24/4/2018).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional hari ini:

Kocok Ulang Bos BUMN. Pekan ini pucuk pimpinan perusahaan pelat merah bakal menjadi sorotan seiring dengan upaya Kementerian BUMN mengocok ulang jajaran direksi. Ada yang dicopot dengan hormat, pensiun, hingga naik kelas mengelola unit usaha yang lebih besar karena dianggap berprestasi. (Bisnis Indonesia)

BI Siaga Stabilkan Rupiah. Pelemahan nilai tukar rupiah semakin tajam sehingga Bank Indonesia diminta bergerak lebih kreatif untuk menjaga stabilitas nilai tukar, seiring dengan fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat.

Pembebasan PPN Dievaluasi. Usai meluncurkan kebi jakan tax holiday, otoritas pajak berencana me lakukan evaluasi berkala terhadap tax exemption atau pengecualian pajak guna mencegah terjadinya distorsi ekonomi dan inefisiensi pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN). (Bisnis Indonesia)

Otomatisasi Pelaporan Menjadi Keniscayaan. Implementasi prepopulated returns atau pengisian surat pemberitahuan secara otomatis merupakan keniscayaan di era kemajuan teknologi dan semakin meningkatnya transparansi di sektor perpajakan. (Bisnis Indonesia)

BI Berjanji Selalu Menjaga Rupiah. Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) kembali terjadi. Pekan lalu, kurs rupiah mendekati angka 14.000 per dollar AS. Tekanan rupiah diperkirakan akan kembali menguat pada kuartal II-2018 seiring dengan adanya musim pembagian dividen. (Kontan)

Proses Lebih Sederhana, Tax Holiday Diminati. Pemerintah mempermudah syarat dan proses pemberian insentif pembebasan pajak atau tax holiday mulai tahun ini. Dengan kemudahan yang dijanjikan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengklaim, sudah banyak investor yang berminat mendapatkan insentif tersebut. (Kontan)

Jumlah Pelanggan Seluler Menyusut. Masa blokir total pelanggan operator telekomunikasi tinggal dalam hitungan jari, yakni mulai 1 Mei 2018 mendatang. Sejak tanggal tersebut, pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang, tidak bisa melakukan panggilan dan menerima telepon serta SMS. Juga tidak bisa mengakses internet. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kabar pasar

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top