Tambah 250 Gerai, Erajaya Swasembada (ERAA) Siapkan Dana Rp350 Miliar

Emiten distribusi ponsel dan gawai, PT Erajaya Swasembada Tbk. kian agresif melakukan espansi sepanjang tahun ini. Selain aan menambah 250 outlet di dalam negeri, perseroan juga akan menambah cabang di Malaysia dan Singapura.
Dara Aziliya | 23 April 2018 20:22 WIB
Jajaran direksi PT Erajaya Swasembada Tbk. : Direktur Djohan Susanto, Wakil Direktur Utama Hasan Aula, Direktur Utama Budiarto Halim, dan Direktur Sim Chee Ping usai melakukan paparan publik di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/4). - Bisnis/Dara Aziliya

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten distribusi ponsel dan gawai, PT Erajaya Swasembada Tbk. kian agresif melakukan espansi sepanjang tahun ini. Selain aan menambah 250 outlet di dalam negeri, perseroan juga akan menambah cabang di Malaysia dan Singapura.

Direktur Utama Erajawa Swasembada Budiarto Halim mengungkapkan perseroan akan mengalokasikan belanja modal khusus untuk pembangunan outlet tersebut sebesar Rp350 miliar, yang diperoleh dari sejumlah sumber.

“Untuk pendanaan investasi tersebut, kami mendapatkan dari beberapa sumber seperti pinjaman bank, dari free cashflow kami,” ungkap Budiarto dalam paparan publik usai RUPS di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/4).

Berdasarkan dokumen yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan kode saham ERAA tersebut memaparkan akan membuka 250 outlet sepanjang 2018 pada kota lapis kedua dan ketiga di Indonesia, untuk lebih mendekatkan diri dengan pelanggan.

Target tersebut melonjak tajam dari capaian pembukaan outlet baru oleh perseroan sepanjang 2017 yang sebesar 75 outlet. Sebagai catatan, pada 2017, perusahaan juga menutup lebih dari 50 outlet yang kinerjanya tidak baik.

Saat ini perseroan tercatat telah memiliki 775 outlet yang 60%-nya berada di Jabodetabek. Adapun, belanja modal tersebut juga akan digunakan untuk membuka sedikitnya 30 outlet di Malaysia, dan 13—15 outlet perseroan di Singapura.

Tag : erajaya swasembada
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top