Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BINAARTHA SEKURITAS: IHSG Berpotensi Menguat, Simak 6 Saham Berpeluang Cuan Hari Ini

Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan menuju ke area resistance pada level 6.215 hingga 6.229.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Maret 2018  |  05:46 WIB
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan menuju ke area resistance pada level 6.215 hingga 6.229.
Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6.176,483 dan 6.152,793.

Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada 6.214,717 dan 6.229,262. Berdasarkan indikator daily, MACD berada di area negatif. Namun, Stochastic dan RSI sudah menunjukkan jenuh jual. Sebelumnya masih terlihat pola long white closing marubozu candle.

"Ini mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan indeks saham," demikian hasil risetnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BRPT, Daily (2390) (RoE: 5.91%; PER: 20.71x; PBV: 1.22x; Beta: 1.7):* Fase akumulasi masih terbentuk dalam rangka membentuk pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 2360 - 2400, dengan target harga secara bertahap di level 2450, 2550, 2610, 2660 dan 2870. Support: 2360 & 2290.

*ICBP, Daily (8550) (RoE: 18.68%; PER: 26.43x; PBV: 4.92x; Beta: 1.11):* Sebelumnya, terlihat pola white closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sementara itu, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 8500 – 8600, dengan target harga secara bertahap di level 8800, 8850, 8925, 9100 dan 9275. Support: 8350.

*KBLI, Daily (462) (RoE: 20.91%; PER: 4.88x; PBV: 1.02x; Beta: 2.04):* Sebelumnya, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sementara itu, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 456 – 466, dengan target harga di level 484. Support: 450.

*SRIL, Daily (334) (RoE: 15.39%; PER: 7.43x; PBV: 1.14x; Beta: -0.25):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.“Akumulasi Beli” pada area level 330 – 336, dengan target harga secara bertahap di level 348, 362, 396 dan 428. Support: 330 & 320.

*SSIA, Daily (535) (RoE: 33.78%; PER: 1.55x; PBV: 0.52x; Beta: 1.85):* Sebelumnya, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sementara itu, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 520 – 540, dengan target harga secara bertahap di level 555, 580, 610, 685 dan 760. Support: 515.

*UNVR, Daily (50350) (RoE: 90.19%; PER: 54.96x; PBV: 49.76x; Beta: 0.62):* Sebelumnya, terlihat pola long white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sementara itu, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 50000 – 50400, dengan target harga di level 52500, 54025, 56225 dan 59000. Support: 49050.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top