Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profindo Sekuritas: IHSG Akhiri Gap Down, Perhatikan 6 Saham Ini

Indeks berpotensi menguat menutup area Gap Down dengan rentang pergerakan 6.180-6.300.
Fajar Sidik
Fajar Sidik - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  09:09 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (26/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (26/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA --Profindo Sekuritas memprediksi indeks berpotensi menguat, menutup area gap down dengan rentang pergerakan 6.180-6.300 pada hari ini, Senin (26/3).

Wallstreet berakhir turun tajam pada penutupan Jumat lalu dipicu kekhawatiran pelaku pasar terjadinya perang dagang antara AS dengan China. Hal ini disebabkan, kebijakan Presiden Donald Trump mengenakan tarif impor baru terhadap China mendorong China mengambil langkah membalas dengan mengenakan tarif impor terhadap 128 produk AS senilai US$ 3 miliar. Akibatnya, kebijakan tersebut dapat menghambat pertumbuhan bisnis perusahaan ekspor. Dow Jones -1.77%, S&P 500 -2.10%, dan Nasdaq -2.43%.

Bursa Eropa juga ditutup turun tajam dipengaruhi ketidakpastian iklim perdagangan global akibat naiknya kebijakan tarif impor baru AS yang memicu perang dagang. Selain itu, rilis data neraca perdagangan Inggris periode Februari defisit sebesar NZD 3.23 juta turut menekan Indeks. Dax -1.77%, CAC 40 -1.39%, FTSE 100 -0.44%, dan Stoxx 600 -0.90%.

Harga minyak mentah dunia berakhir menguat tajam lebih dari dua persen didorong sentimen pernyataan Menteri Energi Arab Saudi yang menyatakan bahwa OPEC dan negara lain penghasil minyak mentah akan memperpanjang pemotongan pasokan minyak mentah sebesar 1.8 juta bpd hingga tahun 2019.

IHSG ditutup melemah pada perdagangan Jumat lalu ditekan oleh melemahnya semua sektor terutama sektor konsumer -1.10% dan aneka industri -1.08%. Indeks sempat mengalami penurunan tajam lebih dari 2% PADA awal pembukaan akibat panic selling setelah Pemerintah China mengumumkan untuk menaikkan tarif impor terhadap produk AS.

Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 1.06 triliun di seluruh pasar dengan saham BBRI dan TLKM menjadi net top seller sedangkan saham BUMI dan INDF menjadi net top buyer.

Secara teknikal pada perdagangan hari ini Indeks berpotensi menguat menutup area Gap Down dengan range pergerakan 6180-6300.

Saham yang dapat diperhatikan adalah;

TAXI (SoS)

ROTI (buy)

ACES (buy)

ITMG (buy)

MAPI (buy)

CPIN (buy)

(DISCLAIMER ON)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top