KINERJA 2017: Laba Bersih Indocement ((INTP) Tergerus 52,19%

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk., turun 52,19% secara year-on-year pada 2017.
M. Nurhadi Pratomo | 22 Maret 2018 18:33 WIB
Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (4/9). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com,JAKARTA — Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk, PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk., turun 52,19% secara year-on-year pada 2017.

Berdasarkan laporan keuangan 2017 yang dipublikasikan perseroan, Kamis (22/3/2018), emiten berkode saham INTP itu mengantongi pendapatan Rp14,43 triliun. Jumlah itu menipis 6,05% dari capaian periode sebelumnya Rp15,36 triliun.

Di tengah pendapatan yang tergerus, sejumlah pos pengeluaran beban perseroan mengami kenaikan signifikan. Beban pokok penjualan perseroan naik 4,31% dari Rp9,03 triliun pada 2016 menjadi Rp9,42 triliun pada tahun lalu.

Beban usaha INTP juga tercatat naik 13,65% secara yoy pada 2017 menjadi Rp3,08 triliun. Pada 2016, beban usaha perseroan tercatat senilai Rp2,71 triliun.

Sementara itu, beban operasi INTP naik signifikan menembus 176,93%. Tercatat, beban operasi naik dari RP43,70 miliar menjadi Rp121,02 miliar.

Dengan demikian, perseroan mengantongi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp1,85 triliun. Pencapaian tersebut turun 52,19% dari sebelumnya Rp3,87 triliun.

Berdasarkan data Bloomberg, kinerja INTP pada 2017 di bawah ekspektasi konsensus. Para analis memperkirakan pendapatan dan laba bersih masing-masing Rp14,65 triliun dan Rp2,05 triliun

Tag : indocement
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top