Rencana Penurunan Tarif Tol, Jasa Marga (JSMR) Klaim IRR Perseroan Tetap Terjaga

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengklaim rencana penurunan tarif tol akan tetap menjaga internal rate of return (IRR) jalan tol perseroan.
M. Nurhadi Pratomo | 22 Maret 2018 17:05 WIB
Pekerjaan proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) - Istimewa-Jasa Marga

Bisnis.com,JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengklaim rencana penurunan tarif tol akan tetap menjaga internal rate of return (IRR) jalan tol perseroan.

Mohamad Agus Setiawan, Corporate Secretary Jasa Marga menjelaskan bahwa pemerintah berencana untuk menetapkan formulasi penerapan tarif dasar baru untuk jalan tol yang akan beroperasi. Saat ini, perseroan masih menanti penetapan tarif dasar baru untuk tarif tol Ngawi-Kertosono.

“Kami menangkap ada tiga hal yang akan diterapkan pemerintah untuk Ngawi-Kertosono,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (22/3/2018).

Agus mengatakan secara keseluruhan penurunan tarif akan diimbangi dengan penambahan masa konsesi. Dengan demikian, tingkat kelayakan terjaga atau tidak berubah. Selain penambahan konsesi, sambungnya, terdapat kemungkinan pengubahan golongan kendaeran.

“Dengan kata lain internal rate of return (IRR) dari jalan tol tetap terjaga,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa perseroan mengembangkan lini bisnis lain yang mendukung usaha jalan tol. Salah satunya melalui anak usaha PT Jasamarga Properti.

Agus sebelumnya menjelaskan bahwa tahun ini perseroan akan mendapatkan tambahan pendapatan dan volume lalu lintas dari sejumlah ruas tol yang baru beroperasi pada 2017 seperti Sepanjang-Krian, Jawa Timur. Tambahan ruas tersebut membuat jalan tol Surabaya-Mojokerto, Jawa Timur kini telah beroperasi penuh.

Selain itu, dia mengatakan terdapat sejumlah ruas yang akan dioperasikan pada 2018. Adapun, jalan tol baru tersebut antara lain Ngawi-Kertosono, Solo-Ngawi, tambahan ruas Bogor Ring Road, Gempol-Pasuruan, serta sebagian ruas Pandaan-Malang dan Semarang-Batang.

Tag : jasa marga
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top