Saham HMSP & BMRI Penekan Utama IHSG, BINA Merosot

IHSG melemah 0,75% atau 49,03 poin ke level 6.451,66 di akhir sesi I, setelah dibuka di zona hijau dengan pelemahan 0,05% atau 3,22 poin di level 6.497,46.
Aprianto Cahyo Nugroho | 13 Maret 2018 13:11 WIB
Pengunjung mengambil gambar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (22/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (13/3/2018). IHSG melemah 0,75% atau 49,03 poin ke level 6.451,66 di akhir sesi I, setelah dibuka di zona hijau dengan pelemahan 0,05% atau 3,22 poin di level 6.497,46.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak pada kisaran 6.448,60 - 6.501,13. Sebanyak 146 saham menguat, 179 saham melemah, dan 247 saham stagnan dari 572 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang melemah 3,20% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I, diikuti saham PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) yang turun 2,10%.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif, dengan tekanan utama dari sektor konsumer yang melemah 1,65%, disusul sektor infrastruktur yang turun 1,08%.

Adapun hanya sektor perdagagan yang menopang IHSG pada sesi I perdagangan hari ini dengan penguatan 0,17%, sedangkan sektor properti stagnan.

Saham HMSP (-3,20%), GGRM (-2,72%), MYOR (-3,20%), dan KLBF (-2,22%) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor konsumer pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Adapun pada perdagangan Senin (12/3), IHSG ditutup menguat 1,05% atau 67,36 poin ke level 6.500,69.

Apa saja 10 emiten penekan utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

HMSP

-3,20%

BMRI

-2,10%

TLKM

-1,43%

GGRM

-2,72%

TPIA

-2,50%

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

BINA

-19,84%

YPAS

-14,63%

PBSA

-13,33%

JGLE

-9,09%

PDES

-8,77%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top