Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Februari 2018, PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp2,86 Triliun

PT PP (Persero) Tbk. mengantongi nilai kontrak baru Rp2,86 triliun pada Februari 2018 yang berasal dari induk dan anak usaha perseroan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  18:25 WIB
Februari 2018, PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp2,86 Triliun
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA — PT PP (Persero) Tbk. mengantongi nilai kontrak baru Rp2,86 triliun pada Februari 2018 yang berasal dari induk dan anak usaha perseroan.

Sekretaris Perusahaan PP Nugroho Agung Sanyoto mengungkapkan, perusahaan mendapatkan sejumlah kontrak baru yang berasal dari pemerintah, swasta, dan badan usaha milik negara (BUMN). Total nilai kontrak baru (NKB) yang dikantongi baik dari induk maupun anak usaha mencapai Rp2,86 triliun.

Secara detail, proyek pertama yang didapatkan yakni Vasanta Innopark Cikarang senilai Rp466 miliar. Selanjutnya, perseroan mendapatkan tambahan pekerjaan runway Bandar Udara Soekarno Hatta Section I, Tangerang, senilai Rp726 miliar.

Kemudian, perseroan mengantongi kontrak baru untuk pengerjaan perluasan apron Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, senilai Rp1,36 triliun. Terakhir, PP mendapatkan pekerjaan jalur kereta api Solo-Batang, Jawa Tengah, senilai Rp92 miliar.

Di sisi lain, Nugroho menyebut dua anak usaha juga menyumbangkan NKB pada Februari 2018. Adapun jumlah yang dikantongi PT PP Properti Tbk. Rp150 miliar dan PT PP Presisi Tbk. Rp65 miliar. “Dengan demikian, total NKB Januari 2018-Februari 2018 senilai Rp5,19 triliun,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (7/3/2018).

Dia menambahkan proyek BUMN masih mendominasi NKB emiten berkode saham PTPP itu sampai Februari 2019. Tercatat, pekerjaan dari sumber tersebut mendominasi kontrak baru hingga 71,2% kemudian disusul swasta 27% dan pemerintah 1,8%.

Sebagai catatan, sampai dengan Januari 2018, PTPP mengantongi nilai kontrak baru konsolidasi Rp2,33 triliun. Jumlah tersebut berasal dari hasil pemasaran induk Rp929,36 miliar dan anak usaha Rp1,40 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpp
Editor : Riendy Astria
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top