AKSI EMITEN 21 DESEMBER: Kontraktor BUMN Siap Berutang, ENRG Siapkan Capex US$330 Juta

Berita tentang rencana penerbitan surat utang oleh sejumlah korporasi konstruksi BUMN serta anggaran belanja modal PT Energi Mega Persada Tbk. pada 2018 menjadi sorotan beberapa media nasional hari ini, Kamis (21/12/2017).
Renat Sofie Andriani | 21 Desember 2017 09:01 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/11). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang rencana penerbitan surat utang oleh sejumlah korporasi konstruksi BUMN serta anggaran belanja modal PT Energi Mega Persada Tbk. pada 2018 menjadi sorotan beberapa media nasional hari ini, Kamis (21/12/2017).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Kontraktor BUMN Siap Berutang. Sejumlah korporasi konstruksi milik negara seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk., dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., mempertimbangkan untuk menerbitkan surat utang sebagai salah satu sumber pendanaan pada 2018. (Bisnis Indonesia)

FISH Raih Fasilitas Kredit US$240 Juta. PT FKS Multi Agro Tbk. memperoleh fasilitas kredit senilai total US$200 juta-US$240 juta dari tujuh bank untuk mendanai pengembangan bisnis logistik pergudangan dan zona industri. (Bisnis Indonesia)

DILD Siapkan Rp2 Triliun. Emiten properti PT Intiland Development Tbk. memproyeksikan nilai belanja modal pada tahun depan akan mencapai Rp2 triliun untuk mendukung pengembangan proyek perseroan. (Bisnis Indonesia)

Liburan Tiba, Masa Panen Jaya Ancol. Bagi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., momentum libur akhir tahun adalah salah satu surga merangkul pengunjung sebanyak-banyaknya. Tak heran, pengelola area rekreasi Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara itu menggeber wahana-wahana baru justru menjelang tutup tahun. (Kontan)

Siapkan Capex US$330 Juta, Energi Mega Kembali Ekspansif. PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) akan kembali ekspansif dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$330 juta pada 2018. Perseroan optimistis pendapatan tahun depan tumbuh sebesar 10%. (Investor Daily)

 

Tag : energi mega persada, bumn konstruksi
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top