Timah (TINS) Bakal Ekspansi ke Nigeria

Korporasi tambang timah milik negara, PT Timah (Persero) Tbk., berencana melakukan perluasan usaha ke Nigeria di Benua Afrika.
Yodie Hardiyan | 13 Desember 2017 18:24 WIB
Direktur Keuangan PT Timah Tbk. Emil Ermindra (kiri) memberikan paparan didampingi Direktur Alwin Albar, di Jakarta, Selasa (8/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Korporasi tambang timah milik negara, PT Timah (Persero) Tbk., berencana melakukan perluasan usaha ke Nigeria di Benua Afrika.

Direktur Timah Alwin Albar mengatakan pihaknya telah menandatangani perjanjian perusahaan patungan dengan TopWide Ltd di Abuja, Nigeria.

"Pada tanggal 11 Desember 2017 telah dilaksanakan penandatanganan joint venture agreement antara PT Timah Tbk. dengan TopWide Venture Ltd di Abuja, Nigeria," paparnya dalam salinan pengumuman di Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/12/2017).

Menurutnya, kedua belah pihak telah sepakat menandatangani kerja sama dan berkolaborasi untuk melakukan studi kelayakan untuk investasi, survei pemetaan geologi, pengeboran eksplorasi awal dan perolehan sampel secara detail.

"Selanjutnya akan dibentuk joint venture company yang akan memiliki dan mengelola eksplorasi, operasi penambangan, pemrosesan dan pemurnian, pengangkutan, penjualan dan pemasaran timah dan mineral turunan yang berada di Nigeria," paparnya.

Alwin mengatakan kegiatan konstruksi akan dilakukan setelah dibentuk perusahaan baru.Seperti diketahui, Timah telah mempersiapkan rencana ekspansi ke luar negeri sejak beberapa tahun lalu. Emiten berkode saham TINS itu telah membentuk Timah International Investment Pte. Ltd. (Tinves) pada 2014.

Timah menjadi pemegang 100% saham Tinves yang akan menjadi perusahaan khusus (special purpose vehicle/SPV) bagi perseroan dalam ekspansi bisnis ke luar negeri.

Dalam laporan tahunan 2016 disebutkan aktivitas Tinves meliputi sebagai perusahaan investasi yang bergerak secara internasional, sebagai perusahaan induk bagi usaha-usaha yang akan dikembangkan Timah di luar negeri dan menjalankan usaha lainnya sesuai arah pengembangan perseroan.

Dikonfirmasi, Sekretaris Perusahaan Timah Amin Haris mengatakan Nigeria masih memiliki cadangan yang sangat banyak. Pada saat ini, timah di Nigeria belum dikelola oleh perusahaan besar. "Dukungan pemerintah Nigeria juga sangat baik untuk investasi di Nigeria," katanya ketika dihubungi, Selasa (13/12).

Pada saat ini, sebagian besar cadangan Timah berada di Indonesia. Sebanyak 55% sumber daya timah perusahaan terletak di lautan dan sisanya di daratan. Cadangan timah perusahaan sebanyak 84% di lautan dan sisanya di daratan. Cadangan dan sumber daya itu terletak di Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau serta Riau.

Tag : pt timah tbk
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top