Wika Beton (WTON) Kantongi Kontrak Baru Rp5 Triliun

Korporasi beton, PT Wijaya Karya Beton Tbk., mengantongi kontrak baru sebesar Rp5 triliun sampai November 2017 atau sekitar 71% dari target Rp7 triliun sepanjang tahun.
Yodie Hardiyan | 11 Desember 2017 15:58 WIB
Direktur PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) Mohammad Syafii menyampaikan paparannya saat berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (15/11). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Bisnis.com, JAKARTA - Korporasi beton, PT Wijaya Karya Beton Tbk., mengantongi kontrak baru sebesar Rp5 triliun sampai November 2017 atau sekitar 71% dari target Rp7 triliun sepanjang tahun.

Dengan perolehan kontrak baru itu, jumlah kontrak yang dikerjakan oleh emiten berkode saham WTON itu mencapai Rp9 triliun, di mana Rp4 triliun di antaranya berasal dari kontrak bawaan (carry over) dari 2016.

Direktur Keuangan Wika Beton Mohammad Syafii mengatakan pihaknya optimistis dapat mencapai target kontrak baru Rp7 triliun. Perusahaan berencana mengikuti suatu lelang proyek dengan nilai kontrak yang dianggap relatif besar. “Mudah-mudahan kami menang,” katanya, Senin (11/12).

Syafii enggan menjelaskan lebih detail mengenai proyek tersebut. Menurutnya, perusahaan sekarang lebih banyak mengerjakan proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan hingga pondasi. Wika Beton memasok beton pracetak untuk proyek-proyek tersebut.

Sampai kuartal III/2017, pembeli produk Wika Beton paling banyak merupakan induk usahanya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dengan porsi 26,1%, sisanya oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), grup Waskita Karya, PT Adhi Karya (Persero) bk., dan sebagainya.

 

Tag : wika beton
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top