Indeks Bisnis27 Berbalik Melemah 0,08% di Akhir Sesi I

Indeks Bisnis27 melemah 0,08% atau 0,43 poin ke posisi 543,28 di jeda siang dengan pergerakan di kisaran 542,14-546,30
Aprianto Cahyo Nugroho | 23 November 2017 13:14 WIB
Karyawan duduk di depan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – indeks Bisnis27 berbalik melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (23/11/2017).

Indeks Bisnis 27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Indeks Bisnis27 melemah 0,08% atau 0,43 poin ke posisi 543,28 di jeda siang dengan pergerakan di kisaran 542,14-546,30

Pagi tadi, indeks dibuka dengan pengutan 0,26% atau 1,43 poin di posisi 545,14, setelah pada Rabu (22/11) berakhir menguat 0,93% atau 4,99 poin ke level 543,71.

Sebanyak 15 saham bergerak menguat, 8 saham melemah, dan 4 saham stagnan dari 27 saham anggota indeks Bisnis27.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang melemah 0,83% menjadi penekan utama terhadap pergerakan indeks Bisnis27 di akhir sesi I, diikuti saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang melemah 0,91% dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang melemah 0,88%.

Sejalan dengan Bisnis 27, indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,11% atau 6,95 poin ke level 6.062,83 di akhir sesi I setelah dibuka dengan kenaikan 0,19% atau 11,63 poin di level 6.081,42.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.058,97 - 6.090,64.

Sebanyak 146 saham menguat, 154 saham melemah, dan 362 saham stagnan dari 562 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor properti (-0,26%) dan finansial (-0,25%). Adapun sektor pertanian dan infrastruktur masing-masing naik 0,20% dan 0,15%.

 

Berikut adalah harga saham Bisnis27 di akhir sesi I :

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk

14375

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1740

AKRA

PT AKR Corporindo Tbk

6800

ASII

PT Astra International Tbk

8425

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

21000

BBNI

PT Bank Negara Indonesia Tbk

8250

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

3370

BDMN

PT Bank Danamon Indonesia Tbk

5600

BMRI

PT Bank Mandiri Tbk

7500

BMTR

PT Global Mediacom Tbk

585

BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk

1675

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

3110

GGRM

PT Gudang Garam Tbk

78075

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

8850

INCO

PT Vale Indonesia Tbk

2970

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

7775

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

19600

ITMG

PT Indo Tambangraya Megah Tbk

20050

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk

1625

LPKR

PT Lippo Karawaci Tbk

620

MNCN

PT Media Nusantara Citra Tbk

1480

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara Tbk

1815

PTBA

PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk

11000

SCMA

PT Surya Citra Media Tbk

2170

SMGR

PT Semen Indonesia Tbk

9950

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

4200

UNTR

PT United Tractors Tbk

32200

 

 Sumber: Bloomberg

Tag : indeks bisnis27
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top