Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Direktur Independen HEXA Meninggal Dunia

Emiten perdagangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. mengumumkan salah satu anggota dewan direksinya meninggal dunia, yakni Syamsu Anwar.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 03 Oktober 2017  |  13:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Emiten perdagangan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. mengumumkan salah satu anggota dewan direksinya meninggal dunia, yakni Syamsu Anwar.

Syamsu selama ini menjabat sebagai direktur independen dari emiten dengan kode saham HEXA ini. Almarhum meninggal pada dini hari kemarin, Senin (2/10/2017) pukul 01.30 WIB di kediamannya di Bogor, Jawa Barat, pada usia 53 tahun. Almarhum dimakamkan di TPU Cimanggu Warung Legok, Bogor, Jawa Barat.

Syamsu lahir di Lawang-Bukittinggi, Sumatera Barat pada 15 Agustus 1964. Syamsu memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Padang.

Dirinya pertama kali menjabat sebagai direktus HEXA pada tahun 2012 dan diangkat kembali sebagai direktur berdasarkan keputusan RUPS pada 17 September 2015.

Alharhum merintis karirnya sebagai Business Accountant di PT Chubb Lips Indonesia (September 1990 - Agustus 1997).

Beliau pertama kali bergabung dengan Hexindo pada bulan September 1997 sebagai manajer akuntansi, dan kemudian dipromosikan menjadi general manager finance pada bulan Januari 2003 sebelum diangkat sebagai Direktur Perseroan pada bulan September 2012

Sejauh ini manajemen perseroan belum mengungkapkan rencana penggantian posisi direktur independen yang ditinggalkan almarhum. Dengan kepergian Syamsu, jabatan direksi perseroan kini adalah sebagai berikut:

Presiden Direktur : H. Kardinal A. Karim

Direktur : Eiji Fukunishi, Naoyuki Miyauchi, Koji Sato, Shunya Hashimoto, Atsuo Hashimoto, dan Djonggi T. P. Gultom.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

direktur meninggal hexindo adiperkasa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top