Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oktober 2017, ICDX Logistik Berikat Siap Ekspor Timah Perdana

PT ICDX Logistik Berikat bakal menggelar ekspor perdana komoditas timah pada bulan ini.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 02 Oktober 2017  |  17:37 WIB
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan (tengah) memperlihatkan lukisan dirinya bersama Ketua Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) KH Said Aqil Siroj (kiri) dan CEO ICDX Lamon Rutten pada pembukaan Konferensi Timah Indonesia 2017 di Nusa Dua, Bali, Senin (28/8). - ANTARA/Nyoman Budhiana
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan (tengah) memperlihatkan lukisan dirinya bersama Ketua Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) KH Said Aqil Siroj (kiri) dan CEO ICDX Lamon Rutten pada pembukaan Konferensi Timah Indonesia 2017 di Nusa Dua, Bali, Senin (28/8). - ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, JAKARTA -- PT ICDX Logistik Berikat bakal menggelar ekspor perdana komoditas timah pada bulan ini.

Presiden Direktur ICDX Logistik Berikat Henry Chandra mengatakan perseroan telah memperoleh izin sebagai pusat logistik berikat dari Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan sejak satu tahun yang lalu.

"Target jangka pendeknya kami mau melaksanakan ekspor timah perdana pada Oktober, tepat setahun kami dapat izin dari Ditjen Bea dan Cukai," ujar Henry saat berkunjung ke kantor Bisnis.com, Senin (2/10).

Menurutnya, otoritas dan pemerintah daerah Bangka Belitung mendukung langkah perseroan untuk ekspor tersebut. Pemerintah pun telah menerbitkan Peraturan Dirjen Kementerian Perdagangan yang mengatur tentang ekspor dari pusat logistik berikat.

"Tetapi ada kendala karena modulnya belum siap dan baru selesai pada November. Jadi kemungkinan kami akan tetap ekspor dengan dokumen yang diproses secara manual," imbuh Henry.

Ekspor perdana dari ICDX Logistik Berikat menjadi rezim baru pengiriman komoditas timah dari Indonesia. Sebelumnya, ekspor timah dari Indonesia akan disimpan di gudang Singapura dan membuat negara kehilangan pemasukan sekitar US$16 juta per tahun.

Henry memaparkan sejumlah keuntungan dengan keberadaan PLB di dalam negeri. Pertama, ongkos penyimpanan produk menjadi lebih murah dibandingkan parkir di negara lain.

Kedua, menstabilkan harga timah karena pemilik dapat mengatur arus barang yang keluar. Ketiga, meningkatkan aktivitas transaksi multilateral di bursa lokal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timah icdx
Editor : Ana Noviani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top