IHSG Menguat Terbatas, Perhatikan Rekomendasi Saham Kresna Sekuritas

IHSG pada perdagangan bursa saham hari ini, Rabu 20 September 2017 diperkirakan fluktuatif menguat terbatas di kisaran 5880-5925.
Fajar Sidik | 20 September 2017 08:14 WIB
Pengunjung menggunakan ponselnya di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (28/8). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG pada perdagangan bursa saham hari ini, Rabu 20 September 2017 diperkirakan fluktuatif menguat terbatas di kisaran 5880-5925.

IHSG Lanjut Menguat 0.28%. IHSG ditutup menguat 0,28% atau 16,71 poin di level 5.901,33 pada akhir perdagangan kemarin, IHSG berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut ke level penutupan tertinggi dalam sekitar tiga pekan.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG ditutup menguat, dipimpin oleh sektor pertambangan (+1,31%) dan properti (+1,03%). Adapun empat sektor lainnya berakhir melemah, dipimpin oleh sektor industri dasar dan kimia (-0,33%).

Saham yang menjadi pendorong IHSG antara lain ASII (+0.96%), BBCA (+0.53%), BBNI (+1.38%), dan ADRO (+2.75%), sedangkan yang menjadi penekan IHSG antara lain HMSP (-0.51%), RMBA (-11.21%), EXCL (-3.02%), dan GGRM (-0.96%).

Asing melanjutkan aksi jual bersih selama 15 hari berturut-turut dengan total net sell perdagangan kemarin sebesar Rp 229.72 Miliar.

IHSG menguat saat mayoritas bursa saham lainnya di Asia Tenggara melemah, di antaranya indeks PSEi Filipina (-1,58%), indeks FTSE Straits Time Singapura (-0,49%), dan indeks FTSE Malay KLCI (-0,39%), sedangkan indeks SE Thailand (+0.04%) masih mencatatkan naik tipis.

Bursa utama Asia juga cenderung melemah di antaranya indeks KOSPI Korea Selatan (-0.09%), indeks Hang Seng Hong Kong (-0.38%), sedangkan indeks Nikkei 225 Jepang (+1.96%) mencatatkan kenaikan cukup signifikan.

Selain itu juga, di Amerika Serikat Indeks Dow Jones (+0.18%), Nasdaq (+0.1%), dan S&P 500 (+0.11%) mencatatkan kenaikan. Investor cenderung menantikan hasil pertemuan kebijakan The Fed yang akan berlangsung hingga tanggal 21 September mendatang.

• HRTA Peroleh Fasilitas Pinjaman Rp 90 Miliar
• WSBP Akan Tangani 70% Proyek Internal
• ADHI Kantongi Kontrak dari PTBA
• BWPT Catatkan Rekor Produksi Tertinggi
• MLIA Merugi Di Saat Penjualan Tumbuh
• PTPP Dapat Kontrak Baru

Data pasar pagi ini 7:17:35
IHSG 5901.326 (0.28%)
Nikkei 20299.38 (1.96%)
Hangseng 28051.41 (-0.38%)
FTSE 100 7275.25 (0.3%)
Xetra Dax 12561.79 (0.02%)
Dow Jones 22370.8 (0.18%)
Nasdaq 6461.323 (0.1%)
S&P 500 2506.65 (0.11%)

Pagi ini bursa regional menguat, IHSG fluktuatif menguat terbatas (5880-5925)

Oil Price USD/barel 55.14 (0.33%)
Gold Price USD/Ounce 1310.75 (0.22%)
Nickel-LME (US$/ton) 11069.5 (-0.85%)
Tin-LME (US$/ton) 20760 (-0.38%)
CPO Malaysia (RM/ton) 2785 (-1.73%)
Coal EUR (US$/ton) 92.9 (-0.54%)
Coal NWC (US$/ton) 96.75 (0.05%)
Exchange Rate (Rp/US$) 13279 (0%)
Telkom (TLK) 4677

Trading Ideas (disclaimer):

  • B o W: UNTR, TP 32,000, SL 30,650
  • Trd. Buy: MEDC, TP 885-910, SL 795
  • Spec.Buy: PTRO, TP 1,265-1,285, SL 1,175/1,160
  • Trd. Buy: MCOR, TP 238-244, SL 216
  • B o Break: ACES, TP 1,145-1,160, SL 1,095

©PT. Mega Capital Sekuritas

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top