Beleid Baru Lelang Spektrum Bakal Untungkan Telekomunikasi Indonesia

Aturan lelang spektrum yang tengah digodok oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi diprediksi akan memberikan dampak positif bagi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk..
Novita Sari Simamora | 25 Juni 2017 05:31 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) berbelanja barang kerajinan didampingi Dirut PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Alex J. Sinaga (kiri), di sela-sela pembukaan pameran Telkom Craft Indonesia 2017 di Jakarta, Jumat (10/3). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Aturan lelang spektrum yang tengah digodok oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi diprediksi akan memberikan dampak positif bagi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk..

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Giovanni Dustin mengungkapkan jika peraturan skema promosi berhasil disahkan, maka emiten bersandi TLKM akan diuntungkan, karena TLKM menargetkan segmen premium.

"Sebaliknya, regulasi tersebut akan cenderung melemahkan agenda pertumbuhan operator lain yang menggunakan pricing yang agresif sebagai strategi utama mereka untuk menarik pelanggan yang sensitif terhadap harga," tulisnya dalam riset yang dikutip Bisnis pada Sabtu (24/6/2017).

Adapun peraturan menteri/permen pada lelang spektrum 2.100MHz (2x5 MHz) dan 2.300MHz (1x30 MHz) sekarang dijadwalkan untuk selesai pada akhir Juni 2017. Namun, karena liburan Idul Fitri, Giovanni tidak yakin bahwa permen dapat disahkan sebelum akhir Juni.

Melalui perbincangan analis dengan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), setelah permen tersebut disahkan, maka masih diperlukan beberapa minggu sebelum pelelangan dapat dimulai. Dia meyakini lelang spektrum baru akan terwujud di kuartal III/2017.

Giovanni meragukan bahwa penundaan pelelangan tersebut bakal berdampak negatif terhadap Telekomunikasi Indonesia (TLKM), kecuali bila pelelangan tersebut tertunda hingga 2018. Apabila tertunda hingga 2018, pihaknya memperkirakan adanya penurunan kualitas layanan yang berpotensi mengurangi kepuasan pelanggan, dan dapat menyebabkan churn rate yang lebih tinggi di masa depan.

Dia mengungkapkan kini Telkomsel tengah menghadapi kendala kapasitas di kota-kota besar di Jawa, terutama saat jam sibuk.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telekomunikasi

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top