Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal I, Gajah Tunggal (GJTL) Realisaikan Capex US$25 Juta

PT Gajah Tunggal Tbk. menganggarkan belanja modal pada Rp60 juta pada tahun ini guna merampungkan ekspansi pabrik ban radial truk dan bus.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 20 Juni 2017  |  17:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Gajah Tunggal Tbk. menganggarkan belanja modal pada Rp60 juta pada tahun ini guna merampungkan ekspansi pabrik ban radial truk dan bus. Adapun, hingga kuartal I/2017, belanja modal yang telah terserap senilai US$25 juta.

Direktur Gajah Tunggal  Catharina Widjaja mengungkapkan belanja modal tersebut merupakan kelanjutan dari ekspansi pabrik dua tahun lalu. “Pada dua tahun lalu, kami memutuskan untuk menggenjot penjualan ban radial truk dan bus,” katanya Selasa (20/6/2017).

Dia mengungkapkan dari total belanja modal tersebut, sebesar US$20 juta digunakan untuk membeli mesin-mesin produksi. Sisanya, lanjut Catharina, dikucurkan untuk biaya perawatan mesin-mesin.

 “Untuk pabriknya sendiri sudah rampung sejak dua tahun lalu, namun kami merencanakan peningkatan kapasitas,” tambahnya.

Sejauh ini, pabrik milik emiten berkode saham GJTL itu mempunyai kapasitas terpasang untuk produksi ban mobil radial sebesar 55.000 ban per hari. Sedangkan untuk sepeda motor sebanyak 95.000 ban, dan ban bias sebesar 13.000 ban.

Di sisi lain, untuk ban radial truk dan bus tahun ini ditarget mempunyai kapasitas 2.000 ban per hari. Pada tahun lalu, volume produksi bisa mencapai 1.500 ban per hari. “Sedangkan pada 2018, kami targetkan untuk ban radial truk dan bus mencapai 3.500 ban per hari,” jelas Catharina.

Hingga kuartal pertama tahun ini, belanja modal yang telah digelontorkan GJTL mencapai US$25 juta. “Pengeluaran terbesar itu kuartal kedua ini, untuk perawatan mesin-mesin,” tutup Catharina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gajah tunggal
Editor : Riendy Astria

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top