KURS JISDOR 21 DESEMBER: Terdepresiasi ke 13.473, Spot Masih Tertekan Situasi Global

Data yang diterbitkan BI pagi ini menempatkan Jisdor pada Rp13.473 per dolar AS, terdepresiasi 0,59% atau 80 poin dari posisi 13.393 kemarin.
Renat Sofie Andriani | 21 Desember 2016 10:26 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menembus Rp13.473 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (21/12/2016).

Data yang diterbitkan BI pagi ini menempatkan Jisdor pada Rp13.473 per dolar AS, terdepresiasi 0,59% atau 80 poin dari posisi 13.393 kemarin.

Adapun, nilai tukar rupiah pagi ini terpantau melemah 0,13% atau 18 poin ke Rp13.456 per dolar AS pada pukul 10.06 WIB di pasar spot, setelah dibuka dengan pelemahan tipis 0,01% atau 2 poin di posisi 13.440.

Pada perdagangan Selasa (20/12), rupiah ditutup melemah 0,37% atau 49 poin ke Rp13.438.

Sementara itu, laju indeks dolar AS pagi ini melemah 0,15% atau 0,150 poin ke level 103,140 pada pukul 09.57 WIB.

Pada perdagangan kemarin (pagi ini WIB), indeks dolar ditutup menguat 0,15% atau 0,150 poin ke posisi 103,290.

Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi rupiah masih akan tertekan pada perdagangan hari ini akibat terkena imbas dari situasi global.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta memaparkan dolar AS menguat hingga dini hari tadi walaupun hanya tipis. Penguatan tersebut diikuti oleh kenaikan imbal hasil US Treasury yang sebelumnya sempat turun.

Dia menilai, kenaikan dollar index terutama dipicu oleh pelemahan tajam yen yang merespon kebijakan bank sentral Jepang (BoJ) yang masih cukup dovish walaupun lebih optimistis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi ke depan. Di sisi lain, harga minyak mentah masih menguat sehingga menjaga ekspektasi inflasi global tetap tinggi.

Sementara itu, rupiah kembali melemah pada perdagangan Selasa walaupun aliran keluar dana asing sedikit mereda. Sebagai informasi, sejak awal Desember 2016, sekitar US$417 juta keluar dari pasar saham Indonesia.

“Prospek rupiah dalam jangka pendek masih akan tertekan oleh situasi global tetapi konsistensi kenaikan harga komoditas bisa menjaga tren penguatannya,” katanya dalam riset.

 

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

21 Desember

13.473

20 Desember

13.393

19 Desember

13.381

16 Desember

13.426

15 Desember

13.367

 

 

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top